Profil Victor Gao, Analis yang Sebut China Bisa Hidup 5.000 Tahun Lagi Meski Ditekan AS

Kamis, 24 April 2025 - 08:44 WIB
loading...
A A A
Dia mendukung Undang-Undang Keamanan Nasional dan integrasi Hong Kong yang berkelanjutan dengan China.

Pada September 2021, Gao menyebut pakta AUKUS sebagai "pelanggaran berat terhadap hukum internasional", mengeklaim bahwa Australia yang dipersenjatai dengan kapal selam nuklir akan menjadi target serangan nuklir di masa mendatang.

Dia pernah menyebut warga Australia "tidak punya otak".

"Saya akan mengatakan kesepakatan AUKUS itu sendiri dengan memungkinkan Australia membangun kapal selam nuklir akan memiliki satu konsekuensi besar bagi Australia, yaitu, Australia tidak akan lagi menikmati manfaat dan hak istimewa yang sangat langka untuk tidak menjadi target senjata nuklir di masa mendatang," katanya.

Sedangkan soal Taiwan, Gao mendukung segala cara yang mungkin untuk mencapai penyatuan China dengan pulau tersebut.

Pada Oktober 2021, Gao mengeklaim bahwa orang Taiwan keturunan Jepang mendukung kemerdekaan Taiwan, dan bahwa setelah China mengambil alih, mereka harus menunjukkan dukungan untuk penyatuan kembali secara tertulis atau beremigrasi.

Majalah Foreign Policy menganggap komentar Gao itu sebagai seruan untuk pembersihan etnis.

Pada Agustus 2022, Gao berpendapat bahwa "misi militer China adalah untuk membebaskan Taiwan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15—16 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
Tim Robot Humanoid ITS...
Tim Robot Humanoid ITS Raih Juara di Ajang Internasional RoboCup 2026
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved