Mengganti Senjata Nuklir AS Jadi Tantangan Rumit bagi Eropa

Selasa, 22 April 2025 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, melaksanakan rencana ambisius seperti itu akan membutuhkan stabilitas politik jangka panjang dan konsensus luas di Prancis, serta di negara-negara tuan rumah potensial Eropa, bersama dengan investasi keuangan yang substansial.

“Persenjataan nuklir Prancis dikembangkan untuk melayani kepentingan inti keamanan nasionalnya selama dan setelah Perang Dingin, bukan untuk memberikan pencegahan yang lebih lama bagi pihak lain,” kata Nagy.

Menempatkan hulu ledak nuklir Prancis di negara-negara Eropa lainnya juga memerlukan perjanjian hukum yang rumit, infrastruktur teknis yang luas, dan pengaturan bilateral yang terstruktur dengan saksama.

“Prancis memerlukan perjanjian bilateral dengan negara tuan rumah dan mekanisme konsultasi bagi negara-negara peserta. Seperti Amerika Serikat, Prancis kemungkinan akan mempertahankan kendali dan hak asuh penuh atas hulu ledaknya,” jelas Nagy.

Paris secara strategis memposisikan dirinya sebagai suara penting dalam membentuk arsitektur keamanan masa depan Eropa dengan memanfaatkan status uniknya sebagai kekuatan nuklir, imbuh Nagy.

Calon Tuan Rumah Nuklir Prancis: Polandia dan Jerman


Nagy menunjukkan bahwa bahkan menjadi tuan rumah senjata nuklir akan menuntut persatuan dan konsensus dalam negeri, karena volatilitas politik dapat mengganggu komitmen keamanan jangka panjang dan berpotensi merusak kredibilitas.

“Polandia menonjol karena kedua partai utamanya sepakat untuk mengejar peran yang lebih besar dalam pencegahan nuklir,” jelas Nagy.

“Namun, Polandia tidak menunggu payung nuklir Eropa. Negara ini mencari peran yang lebih kuat dalam kerangka NATO yang ada dan telah mengisyaratkan minat untuk menjadi tuan rumah bagi kemampuan nuklir, meskipun kemajuan bergantung pada kepemimpinan Amerika Serikat," paparnya.

Dia juga mencatat bahwa pemerintahan Trump, yang sebagian besar berfokus pada tantangan Asia-Pasifik, mungkin menganggap ambisi nuklir Polandia sebagai komplikasi daripada aset.

Sebaliknya, AS mungkin lebih suka melibatkan Polandia dan negara-negara Eropa lain yang tertarik lebih dalam dalam proses perencanaan nuklir NATO tanpa penyebaran hulu ledak yang sebenarnya, kata Nagy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved