Pertama Kali, Israel Izinkan Ratusan Orang Yahudi Masuk dan Berdoa di dalam Masjid Al-Aqsa
Kamis, 17 April 2025 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa pemukim Israel telah menyerukan pembangunan kuil Yahudi yang meniru dua kuil yang pernah berdiri di situs tersebut.
Langkah ini menurut sebagian orang akan mengharuskan penghancuran Masjid Al-Aqsa, salah satu dari tiga situs tersuci dalam Islam.
Temple Mount Administration, kelompok sayap kanan yang mendukung pembangunan kuil di lokasi tersebut, mengatakan pada hari Selasa bahwa, “Telah ada 3.000 orang di Temple Mount pada tiga hari pertama Paskah."
Bazbaz memperingatkan pembagian Masjid Al-Aqsa semakin menjadi kenyataan. Ia membandingkannya dengan situasi di Masjid Ibrahimi di Hebron, di Tepi Barat yang diduduki, yang telah dibagi menjadi masjid dan sinagoga, keduanya di bawah kendali Israel.
"Mari kita gunakan frasa media untuk apa yang terjadi: apartheid atau segregasi telah menjadi kenyataan historis dan terkini di lapangan," ujar dia.
Bazbaz menambahkan situasi telah memburuk sejak dimulainya perang di Gaza, dengan praktik keagamaan Yahudi di Masjid Al-Aqsa didorong dan bahkan didukung pihak berwenang.
"Apa yang terjadi hari ini lebih merupakan tindakan untuk menimbulkan kemarahan daripada untuk tujuan keagamaan," pungkas dia.
Baca juga: Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran, Apa Alasannya?
Langkah ini menurut sebagian orang akan mengharuskan penghancuran Masjid Al-Aqsa, salah satu dari tiga situs tersuci dalam Islam.
Temple Mount Administration, kelompok sayap kanan yang mendukung pembangunan kuil di lokasi tersebut, mengatakan pada hari Selasa bahwa, “Telah ada 3.000 orang di Temple Mount pada tiga hari pertama Paskah."
Bazbaz memperingatkan pembagian Masjid Al-Aqsa semakin menjadi kenyataan. Ia membandingkannya dengan situasi di Masjid Ibrahimi di Hebron, di Tepi Barat yang diduduki, yang telah dibagi menjadi masjid dan sinagoga, keduanya di bawah kendali Israel.
"Mari kita gunakan frasa media untuk apa yang terjadi: apartheid atau segregasi telah menjadi kenyataan historis dan terkini di lapangan," ujar dia.
Bazbaz menambahkan situasi telah memburuk sejak dimulainya perang di Gaza, dengan praktik keagamaan Yahudi di Masjid Al-Aqsa didorong dan bahkan didukung pihak berwenang.
"Apa yang terjadi hari ini lebih merupakan tindakan untuk menimbulkan kemarahan daripada untuk tujuan keagamaan," pungkas dia.
Baca juga: Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran, Apa Alasannya?
(sya)
Lihat Juga :