Muncul Pertama usai Lengser, Biden Kecam Kebijakan Trump

Rabu, 16 April 2025 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Badan Jaminan Sosial (SSA) menyediakan pendapatan dasar bagi orang-orang di AS yang sudah pensiun atau tidak dapat bekerja karena disabilitas. Badan ini mencakup sekitar 67 juta warga Amerika, terutama warga lanjut usia.

Politisi Demokrat telah berulang kali menuduh pemerintah merencanakan pemotongan besar-besaran jaminan sosial.

Anggota Departemen Efisiensi Pemerintah milik Elon Musk telah melakukan pemotongan terhadap badan tersebut sejak Februari, dengan target memangkas 7.000 pekerjaan - sekitar 10% dari total stafnya.

Musk menggambarkan jaminan sosial sebagai "skema Ponzi terbesar sepanjang masa".

Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia bermaksud untuk menargetkan klaim dan pembayaran palsu kepada imigran ilegal dan tidak melakukan pemotongan besar-besaran terhadap tunjangan.

Pada hari Selasa, ia menandatangani perintah yang melarang imigran ilegal dan "orang-orang yang tidak memenuhi syarat lainnya" untuk memperoleh pembayaran jaminan sosial.

Sebelum pidato Biden di Chicago, sekretaris pers Trump Karoline Leavitt mengatakan bahwa presiden "sangat yakin" tentang perlindungan tunjangan bagi "warga negara Amerika yang taat hukum dan membayar pajak serta para manula".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Donald Trump Bisa Menjadi...
Donald Trump Bisa Menjadi Presiden Pertama AS yang Dipenjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved