Abu Ubaidah: Israel Mungkin telah Membunuh Sandera Warga AS Edan Alexander
Rabu, 16 April 2025 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun pelanggaran tersebut telah dikutuk banyak negara dan kelompok hak asasi manusia, AS tetap mendukung Israel, dengan menegaskan operasi militer tersebut dilakukan dengan sepengetahuan dan persetujuan sebelumnya dari Washington.
Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 51.000 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan meninggalkan Gaza dalam kondisi hancur.
Selain itu, lebih dari 116.000 orang terluka, sementara 14.000 orang masih hilang.
Pada November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di daerah kantong yang terkepung tersebut.
Baca juga: Hamas Tolak Usulan Gencatan Senjata yang Mendesak Pejuang Palestina Menyerah
Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 51.000 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan meninggalkan Gaza dalam kondisi hancur.
Selain itu, lebih dari 116.000 orang terluka, sementara 14.000 orang masih hilang.
Pada November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di daerah kantong yang terkepung tersebut.
Baca juga: Hamas Tolak Usulan Gencatan Senjata yang Mendesak Pejuang Palestina Menyerah
(sya)
Lihat Juga :