Beda dengan Gaza, Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Minggu, 13 April 2025 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok-kelompok ini, yang beberapa di antaranya telah campur tangan dalam perang Israel di Gaza sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina, telah dilemahkan oleh serangan balasan Israel.
Sementara itu, Gedung Putih telah merilis pernyataan yang menggambarkan perundingan di Oman ini sebagai hal yang sangat positif dan konstruktif.
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Pernyataan tersebut merinci bahwa utusan untuk perundingan ini, Steve Witkoff, menggarisbawahi bahwa ia mendapat instruksi dari Trump untuk menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan diplomasi, dan mengatakan bahwa komunikasi langsung dengan menteri luar negeri Iran ini merupakan langkah maju dalam mencapai hasil yang saling menguntungkan.
Menjelang perundingan ini, harapannya sangat rendah sejauh menyangkut cara menegosiasikan kesepakatan nuklir baru. Namun, [perundingan ini bertujuan] untuk membangun kepercayaan, yang, seperti yang kita baca dari kedua belah pihak dan reaksi mereka, tampaknya telah terjadi.
Konteks yang lebih luas dari hal ini adalah bahwa Trump, selama masa jabatan pertamanya, yang menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran yang pertama. Saat itu, ia mengatakan bahwa kesepakatan yang telah dinegosiasikan oleh pendahulunya, Barack Obama, tidak cukup keras terhadap Iran.
Sementara itu, Gedung Putih telah merilis pernyataan yang menggambarkan perundingan di Oman ini sebagai hal yang sangat positif dan konstruktif.
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Pernyataan tersebut merinci bahwa utusan untuk perundingan ini, Steve Witkoff, menggarisbawahi bahwa ia mendapat instruksi dari Trump untuk menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan diplomasi, dan mengatakan bahwa komunikasi langsung dengan menteri luar negeri Iran ini merupakan langkah maju dalam mencapai hasil yang saling menguntungkan.
Menjelang perundingan ini, harapannya sangat rendah sejauh menyangkut cara menegosiasikan kesepakatan nuklir baru. Namun, [perundingan ini bertujuan] untuk membangun kepercayaan, yang, seperti yang kita baca dari kedua belah pihak dan reaksi mereka, tampaknya telah terjadi.
Konteks yang lebih luas dari hal ini adalah bahwa Trump, selama masa jabatan pertamanya, yang menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran yang pertama. Saat itu, ia mengatakan bahwa kesepakatan yang telah dinegosiasikan oleh pendahulunya, Barack Obama, tidak cukup keras terhadap Iran.
Lihat Juga :