Trump Akui AS Memiliki Senjata Rahasia, Apa Itu?

Kamis, 10 April 2025 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2020, Trump menggembar-gemborkan apa yang disebutnya sebagai "rudal super duper" yang dapat terbang "17 kali lebih cepat" daripada apa pun yang dimiliki musuh Amerika di gudang senjata mereka. Ia juga mengklaim bahwa terobosan teknologi hipersonik Rusia merupakan hasil pencurian rencana rudal AS selama masa kepresidenan Barack Obama – meskipun faktanya AS belum memiliki senjata hipersonik yang beroperasi.

Moskow dan Beijing telah unggul dalam perlombaan untuk mengembangkan senjata hipersonik selama dekade terakhir. Rusia menempatkan sistem pertamanya, rudal Kinzhal yang diluncurkan dari udara, ke dalam layanan pada tahun 2017. China meluncurkan kendaraan luncur hipersonik DF-ZF dua tahun kemudian.

Rusia telah menggunakan rudal hipersonik Kinzhal dan angkatan laut Zircon selama konflik Ukraina. November lalu, Moskow juga melakukan uji coba tempur pertama rudal balistik jarak menengah Oreshnik, yang dilengkapi dengan beberapa hulu ledak yang dapat ditargetkan secara independen dan mampu mencapai kecepatan hipersonik.

Pada bulan Desember, setelah beberapa kali penundaan dan uji coba yang gagal, Washington mengumumkan keberhasilan peluncuran uji coba Senjata Hipersonik Jarak Jauh, yang telah dikembangkan oleh Lockheed Martin sejak 2017. AS berharap dapat melengkapi unit pertama dengan versi rudal yang diluncurkan dari darat tahun ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved