Ketika Grok Bela Nabi Muhammad SAW dan Sebut Raja Yahudi Pembantai Terbesar Umat Kristen di Arab
Kamis, 10 April 2025 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Dhu Nuwas, yang juga dikenal sebagai Yusuf As’ar Yath’ar, adalah seorang Yahudi yang memerintah Kerajaan Himyarite di Yaman.
Pada tahun 523 M, dia melancarkan kampanye brutal terhadap orang Kristen di kota Najran (sekarang menjadi wilayah Arab Saudi).
Menurut catatan Katolik dan berbagai referensi sejarah, lebih dari 4.000 orang Kristen dibantai setelah menolak untuk meninggalkan iman mereka, termasuk ratusan pendeta, biarawan, dan perawan yang disucikan.
Pemimpin mereka, Pangeran Arethas (Abdallah Ibn Althamir), dipenggal. Gereja kemudian mengkanonisasi dia dan para pengikutnya sebagai martir, dan memperingati mereka pada tanggal 24 Oktober.
Pada tahun 2023, Paus Fransiskus meluncurkan Tahun Yubelium untuk menghormati mereka, menandai 1.500 tahun sejak pembunuhan tersebut, dengan dibukanya Pintu-Pintu Suci di Bahrain dan Kuwait serta pengembalian relik St Arethas ke wilayah tersebut setelah hampir 14 abad.
Pada tahun 523 M, dia melancarkan kampanye brutal terhadap orang Kristen di kota Najran (sekarang menjadi wilayah Arab Saudi).
Menurut catatan Katolik dan berbagai referensi sejarah, lebih dari 4.000 orang Kristen dibantai setelah menolak untuk meninggalkan iman mereka, termasuk ratusan pendeta, biarawan, dan perawan yang disucikan.
Pemimpin mereka, Pangeran Arethas (Abdallah Ibn Althamir), dipenggal. Gereja kemudian mengkanonisasi dia dan para pengikutnya sebagai martir, dan memperingati mereka pada tanggal 24 Oktober.
Pada tahun 2023, Paus Fransiskus meluncurkan Tahun Yubelium untuk menghormati mereka, menandai 1.500 tahun sejak pembunuhan tersebut, dengan dibukanya Pintu-Pintu Suci di Bahrain dan Kuwait serta pengembalian relik St Arethas ke wilayah tersebut setelah hampir 14 abad.
(mas)
Lihat Juga :