Tentara China Ikut Perang Sokong Rusia Melawan Ukraina, AS Cemas

Rabu, 09 April 2025 - 09:51 WIB
loading...
A A A
AS, sejak pemerintahan mantan Presiden Joe Biden, telah menuduh China mengirim barang-barang dengan fungsi ganda ke Rusia, yang dapat digunakan untuk keperluan sipil atau militer.

China, meskipun memuji hubungannya dengan Rusia, secara terbuka telah menjauh dari dukungan langsung terhadap perang Moskow di Ukraina.

Presiden AS Donald Trump telah menyerukan untuk memprioritaskan upaya melawan China dan telah berupaya untuk merundingkan diakhirinya invasi Rusia ke Ukraina.

Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan kepada AFP bahwa para tahanan tersebut kemungkinan adalah warga negara China yang dibujuk untuk menandatangani kontrak dengan tentara Rusia, alih-alih dikirim resmi oleh Beijing.

"Mereka ditangkap beberapa hari yang lalu," kata sumber tersebut, seraya menambahkan mungkin ada lebih banyak dari mereka.

"Belum ada yang sepenuhnya jelas. Ketika mereka diserahkan ke SBU (dinas keamanan Ukraina) dan setidaknya diinterogasi, kami akan mengerti," imbuh sumber tersebut.

Sumber tersebut mengirimkan gambar kartu identitas yang dikaitkan dengan salah satu tahanan, yang menunjukkan tanggal lahirnya pada 4 Juni 1991 dan mengatakan bahwa dia berasal dari etnis Han—kelompok etnis mayoritas di China.

Tidak ada tanggapan langsung terhadap klaim tersebut dari Moskow atau Beijing, tetapi Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga mengatakan di media sosial bahwa kuasa usaha China telah dipanggil untuk memberikan penjelasan.

“Warga negara China yang bertempur sebagai bagian dari pasukan invasi Rusia di Ukraina mempertanyakan sikap China yang menyatakan perdamaian dan merusak kredibilitas Beijing sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang bertanggung jawab,” kata Sybiga.

China menampilkan dirinya sebagai pihak yang netral dalam konflik tersebut dan mengatakan tidak mengirimkan bantuan yang mematikan ke kedua belah pihak, tidak seperti Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved