Tandingi Rusia, Inggris Uji Mesin Rudal Hipersonik 233 Kali

Senin, 07 April 2025 - 08:52 WIB
loading...
A A A
Paul Hollinshead, Kepala Eksekutif DSTL, mengatakan: “Tonggak sejarah ini merupakan kemajuan penting dalam kemampuan pertahanan Inggris dan memperkuat posisi kami dalam kolaborasi pengembangan senjata hipersonik AUKUS."

"Keberhasilan uji coba ini menyoroti komitmen Inggris terhadap kepemimpinan teknologi dan inovasi di area penting ini," paparnya.

Berbeda dengan roket tradisional, mesin baru ini menggunakan teknologi pernapasan udara, yang memungkinkan rudal terbang lebih cepat, lebih rendah, dan lebih jauh—sehingga lebih sulit dicegat dan ideal untuk menyerang target yang jauh.

Senjata tersebut diharapkan menjadi bagian penting dari persenjataan Inggris di bawah program Team Hypersonics milik Kementerian Pertahanan, yang memberikan apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai "kemampuan transformasional" pada tahun 2030.

Namun, sementara Inggris berlomba maju dengan teknologi rudal generasi berikutnya, muncul pertanyaan mengenai kemampuan Inggris untuk mempertahankan diri dari rentetan rudal hipersonik atau jelajah musuh.

Seruan untuk Iron Dome buatan Inggris—yang dimodelkan berdasarkan sistem Israel yang baru-baru ini menghentikan 200 rudal balistik dengan efektivitas 90 persen—telah ditanggapi dengan peringatan keras.

Para pakar mengatakan bahwa mereplikasi Iron Dome akan menghabiskan biaya miliaran dan masih gagal memberikan cakupan penuh untuk kota-kota di Inggris.

Menteri Angkatan Bersenjata Bayangan Mark Francois mengatakan: "Inggris tidak memiliki apa pun yang sebanding dengan sistem pertahanan rudal berlapis-lapis Israel, yang Iron Dome hanyalah salah satu bagiannya."

Analis militer sekarang khawatir Inggris akan sangat terekspos.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved