Media Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump: Beberapa Peluru Akan Ditembakkan ke Kepalanya yang Kosong

Senin, 07 April 2025 - 07:47 WIB
loading...
Media Iran Serukan Pembunuhan...
Sebuah media pemerintah Iran telah menyerukan pembunuhan terhadap Presiden AS Donald Trump di tengah kekhawatiran akan pecahnya perang antara kedua negara. Foto/USA Today
A A A
TEHERAN - Sebuah media pemerintah Iran telah menyerukan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di tengah kekhawatiran akan pecahnya perang antara kedua negara.

Surat kabar Kayhan, yang secara luas dianggap sebagai suara dari faksi-faksi garis keras di lembaga ulama Iran, membuat seruan pembunuhan tersebut. Editor media itu ditunjuk langsung oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Namun, seruan pembunuhan tersebut memicu kemarahan di Iran, dengan tokoh-tokoh politik memperingatkan bahwa hal itu dapat memberi Trump dalih untuk menyerang negara para mullah tersebut.

Baca Juga: Netanyahu akan Bertemu Trump di Gedung Putih, Bahas Tarif, Gaza, dan Iran

Dalam kolom "dialog" pada hari Sabtu, surat kabar itu menulis: "Ada apa dengan Donald Trump ini? Dia pikir dia siapa sampai mengancam beberapa negara setiap hari? Mengancam serangan militer, sanksi, menaikkan tarif..."

"Setiap saat, sebagai pembalasan atas darah martir Soleimani, beberapa peluru akan ditembakkan ke kepala Trump yang kosong dan dia akan meminum cawan kutukan," lanjut surat kabar tersebut.

Itu merujuk pada Mayor Jenderal Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Iran. Dia tewas dalam serangan pesawat nirawak pada Januari 2020 di Irak, yang diperintahkan oleh Trump selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden AS.

Iran telah berulang kali mengatakan akan membalas dendam atas kematian Soleimani dan telah mengadakan sidang pengadilan untuk Trump, Mike Pompeo (mantan menteri luar negeri AS), dan Kenneth F McKenzie (mantan kepala komando pusat AS).

Ketiganya kini menghadapi kemungkinan hukuman mati—karena mengatur kematian Soleimani—jika mereka mengunjungi Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved