Media Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump: Beberapa Peluru Akan Ditembakkan ke Kepalanya yang Kosong

Senin, 07 April 2025 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Surat kabar Kayhan merayakan pembunuhan hipotetis Trump, dengan mengatakan, "Hal itu akan membuat hati semua orang saleh bahagia, semua orang yang mencintai para martir, orang-orang Gaza yang tertindas, dan perlawanan pasukan."

Surat kabar itu mengulangi seruannya pada hari Minggu (6/4/2025) dan mengatakan pembunuhan Trump akan menjadi "peristiwa yang baik".

"Namun sebelum tembakan dilepaskan, beberapa antek dalam negeri dan penjilat Amerika menjadi sangat takut dan mulai melontarkan hinaan dan kutukan kepada pemimpin redaksi Kayhan," tulis media tersebut.

Ancaman itu memicu kemarahan beberapa warga Iran. Seorang pendukung rezim berkata: "Jika badan intelijen AS bermaksud mengarang rencana pembunuhan terhadap Trump untuk membenarkan serangan di tanah Iran, bukti apa yang lebih baik yang dapat mereka berikan daripada artikel di Kayhan ini?"

Jenderal Hossein Salami, panglima tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, mengatakan pada hari Sabtu: “Kami sama sekali tidak khawatir. Kami sama sekali tidak khawatir tentang perang. Kami tidak akan memulai perang, tetapi kami siap berperang."

“Kekuatan besar telah terkumpul. Jika musuh ingin melihat realitas kekuatan kami, kami siap," ujarnya.

AS belum menanggapi ancaman-ancaman tersebut, yang muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran, Israel, dan berbagai kelompok proksi di Timur Tengah.

AS dilaporkan telah mengirim sistem pertahanan rudal THAAD kedua ke Israel.

Data pelacakan penerbangan menunjukkan bahwa C-5M Super Galaxy, pesawat angkut militer terbesar Angkatan Udara AS, mendarat di Pangkalan Udara Nevatim di Israel selatan pada hari Sabtu dan bertahan selama sekitar delapan jam sebelum berangkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved