Rabbi Dallas Penyebar Klaim Palsu Pemerkosaan Hamas Ditangkap karena Pelecehan Anak

Sabtu, 05 April 2025 - 18:28 WIB
loading...
Rabbi Dallas Penyebar...
Rabbi Yizhak Meir Sabo ditangkap karena pelecehan terhadap anak-anak. Foto/X
A A A
DALLAS - Seorang rabi yang secara terbuka menyebarkan klaim palsu tentang pemerkosaan Hamas terhadap wanita Israel pada 7 Oktober 2023 telah ditangkap karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang remaja laki-laki.

Rabbi Yizhak Meir Sabo, 43 tahun, didakwa melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang anak, menurut catatan pengadilan.

Pihak berwenang menangkapnya pada 1 April dan menetapkan jaminan sebesar USD100.000.

Dia diberi cuti oleh sekolah tempatnya bekerja ketika laporan tersebut muncul pada 27 Maret.

Sabo diduga berulang kali menarik celana panjang seorang siswa laki-laki dan menyentuh alat kelaminnya.

Pelecehan tersebut diduga terjadi saat siswa tersebut masih duduk di kelas 9-12. Sabo juga melihat siswa tersebut mandi dan mengiriminya pesan yang tidak senonoh.

Pejabat sekolah menyebut laporan tersebut "mengejutkan dan serius" dan melarang Sabo dari kampus dan semua kegiatan terkait sekolah.

Lebih banyak keluarga sejak itu menyampaikan kekhawatiran tambahan.

Sabo membantu menyebarkan klaim yang belum diverifikasi bahwa pejuang Hamas melakukan “kekerasan seksual massal” selama infiltrasi 7 Oktober di Israel.

Hingga saat ini klaim pemerkosaan oleh Hamas tersebut tidak pernah terbukti.

Baca juga: Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved