Warga Palestina Ramai Ucapkan Selamat Tinggal saat Israel Hujani Gaza dengan Bom

Sabtu, 05 April 2025 - 16:25 WIB
loading...
A A A
"Bom di atas, kelaparan di bawah, Gaza menderita. Berapa lama lagi kita bisa menanggung ini?" tulis seorang warga Palestina. "Dunia harus bertindak SEKARANG!"

Perang Israel di Gaza terus didukung dan didanai oleh sekutunya, terutama Amerika Serikat (AS).

Pada bulan Maret, pemerintahan Donald Trump mengabaikan tinjauan kongres normal untuk menyetujui penjualan senjata senilai hampir USD3 miliar ke Israel.

Pada hari Kamis, Senator AS independen Bernie Sanders berupaya mengajukan dua resolusi bersama untuk menolak penjualan senjata ofensif senilai USD8,8 miliar ke Israel yang telah disetujui pemerintahan Trump.

Hanya 15 senator, termasuk Tim Kaine dan mantan calon presiden Elizabeth Warren, yang memilih melanjutkan dan pemungutan suara untuk memblokir transfer senjata gagal.

Doa untuk Diri Sendiri


Beberapa pengguna juga menggunakan akun media sosial mereka untuk mengirim pesan perpisahan dan doa jika mereka meninggal.

Penulis dan apoteker dari Gaza Omar Hamad, pada Kamis malam mengunggah pesan perpisahan di X, mengatakan dia merasa unggahannya tidak membuat perbedaan.

"Awalnya, saya bersemangat, membagikan semua yang bisa saya tulis," papar dia. "Tetapi saya tidak tahu apa yang perlu Anda lihat atau baca untuk akhirnya bangkit melawan semua yang terjadi, bukan demi kami, tetapi demi hati nurani Anda, demi iman Anda, sehingga Anda tidak bergumul dengan hati nurani Anda saat Anda tidur."

"Saya tidak pernah merasakan kematian sedekat ini selama genosida seperti yang saya rasakan akhir-akhir ini," tulis Hamad dalam unggahan terpisah pada 3 April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved