Warga Palestina Ramai Ucapkan Selamat Tinggal saat Israel Hujani Gaza dengan Bom

Sabtu, 05 April 2025 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Hamza Alsharif, seorang dokter medis di Rumah Sakit Eropa dan Rumah Sakit Al-Aqsa mengunggah di X bahwa, “Pengeboman semakin intensif di seluruh wilayah Jalur Gaza, dan darah ada di mana-mana."

"Jika saya meninggal, saya bukan sekadar angka, saya adalah planet itu sendiri, saya punya mimpi dan ambisi yang ingin saya wujudkan. Jangan lupakan saya dalam doa-doa Anda dan teruslah bicarakan tentang saya," tulis Dr. Alsharif dalam unggahan yang disematkan di profilnya sejak 18 Maret.

Bulan lalu, satu rudal Israel menargetkan dan menewaskan jurnalis Al Jazeera berusia 23 tahun, Hossam Shabat, di Beit Lahiya, beberapa jam setelah Mohammad Mansour, seorang koresponden Palestine Today, tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan rumahnya. Istri dan putranya tewas bersamanya.

Beberapa jam setelah kematian Hossam, rekan-rekannya mengunggah pesan yang ditulis Hossam sendiri, yang menunjukkan dia merasa ia kemungkinan akan menjadi sasaran.

"Jika Anda membaca ini, itu berarti saya telah dibunuh, kemungkinan besar menjadi sasaran, oleh pasukan pendudukan Israel," ujar pria berusia 23 tahun itu.

Pidato penghormatan yang ditulis sendiri oleh Hossam mengingatkan kita kepada penyair dan akademisi Palestina ternama Refaat Alareer, yang tewas dalam serangan udara Israel pada bulan Desember tahun lalu dan puisinya yang beredar luas 'Jika aku harus mati' menjadi simbol harapan dan perlawanan di tengah perang Israel.

Baca juga: Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved