Pangkalan Samudra Hindia bisa Digunakan AS untuk Menyerang Iran

Sabtu, 29 Maret 2025 - 07:11 WIB
loading...
A A A

Adu Taktik Iran-AS


Penumpukan pesawat pengebom B-2 terjadi saat AS dan Teheran sama-sama terlibat dalam unjuk kekuatan menjelang potensi perundingan nuklir.

AS telah melancarkan serangan mematikan terhadap Houthi di Yaman, yang bersekutu dengan Iran, dalam apa yang oleh banyak analis dianggap sebagai sinyal bagi Teheran.

B-2 mampu membawa bom "penghancur bunker" seberat 30.000 pon yang dibutuhkan untuk menembus situs nuklir Iran jauh di bawah tanah, yang dikenal sebagai Massive Ordnance Penetrator.

Pangkalan mereka di Diego Garcia menempatkan pembom dalam jarak 4.000 kilometer dari wilayah Houthi dan 5.300 kilometer dari Iran, jauh di dalam jangkauan pengisian bahan bakar mereka sekitar 11.000 kilometer.

Berbicara kepada wartawan pada hari Jumat, Trump berkata, "Preferensi terbesar saya dan saya tidak mengatakan ini karena kekuatan atau kelemahan, preferensi terbesar saya adalah, kita menyelesaikannya dengan Iran. Tetapi jika kita tidak menyelesaikannya, hal-hal buruk akan terjadi pada Iran."

Komentar Trump muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan Teheran telah menanggapi melalui perantara Oman atas surat dari Trump yang menyerukan perundingan nuklir.

Araghchi mengatakan, “Perundingan tidak langsung dengan AS akan terus berlanjut, tetapi Iran tegas untuk tidak terlibat dalam negosiasi langsung di bawah tekanan maksimum dan ancaman militer."

Axios sebelumnya melaporkan surat Trump pada bulan Maret menetapkan jeda waktu dua bulan untuk perundingan atau peringatan mengenai tindakan militer.

Baca juga: 4.500 Orang Diamputasi di Gaza, Termasuk 800 Anak-anak dan 540 Wanita
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved