Hina Orang Maroko, Politisi Anti Islam Belanda Divonis Bersalah
Jum'at, 04 September 2020 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
Wilders, yang sebelumnya dihukum dalam persidangan pada tahun 2016 karena penghinaan kelompok dan menghasut diskriminasi, mengatakan dia akan mengajukan kasasi atas keputusan terbaru tersebut.(Baca juga: 114 Masjid di Belanda Desak Twitter Blokir Akun Politisi Anti-Islam )
Partai Wilders adalah yang terbesar kedua di parlemen Belanda setelah partai VVD Liberal Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.
Pemimpin anti-Islam itu mengatakan di Twitter sebelum putusan bahwa mereka akan memutuskan apakah Belanda telah menjadi republik pisang yang korup di mana pemimpin oposisi dijatuhi hukuman dalam pengadilan politik.
Dia juga mengeluh bahwa keputusan itu dijatuhkan di pengadilan yang sangat aman dekat bandara Schiphol.
"Sementara orang Maroko yang membakar kota kami biasanya lolos begitu saja dan tidak pernah melihat bagian dalam pengadilan," katanya.
Partai Wilders adalah yang terbesar kedua di parlemen Belanda setelah partai VVD Liberal Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.
Pemimpin anti-Islam itu mengatakan di Twitter sebelum putusan bahwa mereka akan memutuskan apakah Belanda telah menjadi republik pisang yang korup di mana pemimpin oposisi dijatuhi hukuman dalam pengadilan politik.
Dia juga mengeluh bahwa keputusan itu dijatuhkan di pengadilan yang sangat aman dekat bandara Schiphol.
"Sementara orang Maroko yang membakar kota kami biasanya lolos begitu saja dan tidak pernah melihat bagian dalam pengadilan," katanya.
(ber)
Lihat Juga :