Hina Orang Maroko, Politisi Anti Islam Belanda Divonis Bersalah

Jum'at, 04 September 2020 - 23:41 WIB
loading...
Hina Orang Maroko, Politisi...
Pengadilan Belanda memvonis politisi anti Islam, Geert Wilders, bersalah karena menghina orang Maroko. Foto/Het Parool
A A A
AMSTERDAM - Pengadilan banding Belanda menguatkan putusan terhadap pemimpin sayap kanan Belanda, Geert Wilders , karena secara kolektif menghina orang Maroko . Namun, pengadilan banding Belanda juga membatalkan tuduhan lain menghasut diskriminasi.

Pengadilan juga tidak menjatuhkan hukuman atas dakwaan tersebut, yang terkait dengan unjuk rasa politik tahun 2014 di mana Wilders bertanya kepada para pendukungnya apakah mereka menginginkan "lebih sedikit atau lebih banyak orang Maroko di Belanda" dan kerumunan meneriakkan, "Lebih sedikit! Lebih sedikit!"

Dalam kasus yang diawasi ketat menjelang pemilihan umum tahun depan, pemimpin berambut pirang dari Partai Kebebasan anti-Islam (PVV) itu sebelumnya menolak kasus itu sebagai "pengadilan politik" dan menyebutnya sebagai debat tentang kebebasan berbicara.(Baca juga: Pilot AS dan Belanda Jatuhkan 16 Bom GBU-39 dari Jet Tempur Siluman F-35 )

"Pengadilan menganggap terbukti bahwa Tuan Wilders bersalah atas penghinaan kelompok pada 19 Maret 2014. Pengadilan tidak akan menjatuhkan hukuman atau tindakan apa pun padanya untuk ini," kata hakim pengadilan banding Belanda, JM Reinking.

"Dia dibebaskan dari fakta-fakta lain," sambungnya, seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat (4/9/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Mbappe Tembus 20 Gol,...
Mbappe Tembus 20 Gol, Deretan Rekor Warnai Kemenangan Prancis
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Mensos Gus Ipul Gandeng...
Mensos Gus Ipul Gandeng ICW Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved