Ini Respons Erdogan setelah Pemenjaraan Rivalnya Memicu Demo Rusuh Turki
Selasa, 25 Maret 2025 - 06:47 WIB
loading...
A
A
A
Sebanyak 1.133 Orang Ditahan
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya menuduh beberapa pengunjuk rasa “meneror” jalan-jalan dan mengancam keamanan nasional.
Dia mengatakan 1.133 orang telah ditahan selama lima hari protes dan 123 petugas polisi telah terluka.
Delegasi CHP telah bertemu dengan gubernur Istanbul untuk membahas tindakan keras polisi terhadap para pengunjuk rasa.
Ketua CHP wilayah Istanbul Ozgur Celik mengatakan intervensi polisi pada Minggu malam sejauh ini merupakan yang paling keras, dengan banyak orang dirawat di rumah sakit.
Berpidato di hadapan ratusan ribu orang di depan kantor pusat Pemerintah Kota Istanbul di Sarachane, Ozel mengulangi seruannya untuk memboikot media, merek, dan toko yang disebutnya pro-Erdogan, seraya menambahkan semua tuduhan terhadap Imamoglu tidak berdasar dan tanpa bukti.
"Siapa pun yang secara tidak adil dijebloskan ke penjara oleh Tayyip Erdogan, alun-alun ini membela mereka, demi demokrasi dan demi Turki," kata Ozel, yang juga menyerukan protes berkelanjutan saat massa melambaikan bendera dan meneriakkan slogan-slogan yang menyerukan agar pemerintah mengundurkan diri.
Ozel menambahkan partainya juga akan mengajukan banding agar Imamoglu dibebaskan sambil menunggu persidangan, dan agar persidangannya disiarkan di stasiun penyiaran negara; TRT.
Dia menantang Erdogan untuk berdebat di televisi, sambil menyerukan kepada para pengunjuk rasa untuk menjaga ketertiban umum dan menghindari bentrokan.
Menjelang pidato Ozel, di Jembatan Galata yang bersejarah di Istanbul, aksi protes duduk memblokir lalu lintas di kedua sisi jembatan, sementara yang lain berkumpul di tempat lain di kota itu, di Ankara, dan kota-kota lainnya.
Beberapa saat setelah Ozel menyelesaikan pidatonya, polisi menembakkan peluru karet dan gas air mata, serta menggunakan meriam air untuk membubarkan demonstran di Istanbul, sambil menahan beberapa orang.
Lihat Juga :