Komandan IRGC: Virus Corona Serangan Biologis dari AS

Jum'at, 06 Maret 2020 - 00:38 WIB
Komandan IRGC: Virus...
Komandan IRGC: Virus Corona Serangan Biologis dari AS
A A A
TEHERAN - Seorang komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) menuding Amerika Serikat (AS) bisa jadi penyebab utama di balik mewabahnya virus Corona Covid-19 yang melanda China dan Iran. Ia pun mengancam bahwa virus itu pada akhirnya akan berbalik melawan mereka yang melepaskannya.

"Ada kemungkinan bahwa virus ini adalah produk dari serangan biologis oleh Amerika yang awalnya menyebar ke China dan kemudian ke Iran dan seluruh dunia," kata Hossein Salami, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (6/3/2020).

Ia lantas bersumpah bahwa Iran akan melawan virus Corona dan memperingatkan bahwa penyakitnya akan kembali ke Amerika Serikat, jika Washington memang bertanggung jawab atas wabah itu.

Meskipun teori konspirasi semacam ini telah beredar untuk sementara waktu, masih belum ada bukti resmi bahwa tudingan itu benar.

Sebelumnya pada hari Selasa, Kepala Organisasi Pertahanan Sipil Iran, Jenderal Gholam Reza Jalali, mengatakan bahwa media negara itu mendukung klaim bahwa virus tersebut adalah serangan biologis terhadap China dan Iran. Ia mengatakan bahwa beberapa laporan menunjukkan bahwa itu bisa menjadi negara yang bermusuhan, tetapi menambahkan bahwa kecurigaannya memerlukan penyelidikan laboratorium dan studi genom virus.

Iran telah menjadi salah satu negara yang paling terpukul oleh virus Corona Covid-19 di luar daratan China tempat asalnya. Pada hari Kamis, Iran telah melaporkan 3.513 kasus infeksi virus Covid-19 yang dikonfirmasi dan 107 kematian dikaitkan dengan virus itu. Sekitar 15 dari mereka yang meninggal karena virus Corona meninggal dalam 24 jam terakhir, menurut Menteri Kesehatan Iran Saeed Namaki.

Negara ini telah menutup semua sekolah dan universitas sampai akhir tahun kalender negara itu pada 20 Maret dalam upaya untuk menghentikan penyebaran virus.

Pada hari Selasa, media pemerintah mengumumkan bahwa kepala layanan medis darurat Iran sedang dirawat karena virus Corona. Banyak pejabat tinggi Iran yang terserang virus. Baru-baru ini, 23 anggota parlemen dinyatakan positif menderita penyakit itu. (Baca: Puluhan Legislator Iran Terinfeksi Corona Covid-19 )

Mohammad Mirmohammadi, seorang anggota dewan penasihat untuk pemimpin spiritual tertinggi Iran, meninggal setelah jatuh sakit karena penyakit tersebut. Kematiannya terjadi setelah dua orang penting Iran yang tertular virus tersebut - mantan duta besar dan anggota parlemen yang baru terpilih. (Baca: Anggota Dewan Penasihat Khamenei Dilaporkan Meninggal karena Virus Corona )
(ian)
Berita Terkait
Trump Mengaku AS Siap...
Trump Mengaku AS Siap Kirim Ventilator ke Iran
Iran pada Trump: Berhenti...
Iran pada Trump: Berhenti Campuri Urusan Internal Negara Lain
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
WHO Sebut Amerika Selatan...
WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Berita Terkini
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
18 menit yang lalu
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
58 menit yang lalu
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
1 jam yang lalu
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
1 jam yang lalu
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
2 jam yang lalu
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved