Teori Aneh tentang Malaysia Airlines MH370 Lenyap Misterius: Ditembak Jatuh AS hingga Ditelan Black Hole
Senin, 24 Maret 2025 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Apa yang Terjadi dengan MH370?
Richard Godfrey, penulis situs web www.mh370search.com dan seorang pensiunan insinyur kedirgantaraan, mengatakan kepada news.com.au bahwa telah ada hampir 150 buku yang ditulis tentang MH370, masing-masing dengan teorinya sendiri.
“Berbagai teori berkisar dari yang aneh, seperti MH370 diambil oleh alien, hingga yang bersifat konspirasi, seperti ada rencana yang melibatkan beberapa pemerintah dan agen dinas rahasia,” kata Godfrey.
“Ada yang menyeramkan, seperti MH370 direbut oleh orang China, Rusia, atau Amerika Serikat (AS). Yang protektif, bahwa itu tidak mungkin kaptennya karena dia orang yang baik, dan peramal yang mendapat visi dan melihat MH370,” paparnya, yang dilansir Senin (24/3/2025).
Dia menambahkan bahwa ada juga teori-teori yang tidak membantu dari masyarakat yang mengeklaim telah melihat MH370 di Google Earth, dan dokumenter yang mencampur teori-teori yang berbeda dan membingungkan.
Salah satu teori yang banyak dibahas adalah bahwa militer AS menembak jatuh MH370 atau pesawat itu mendarat di Diego Garcia—sebuah pulau di Wilayah Samudra Hindia Inggris yang digunakan oleh AS dan Inggris sebagai pangkalan militer.
Teori ini menyatakan bahwa AS yakin bahwa pesawat tersebut telah dibajak oleh faktor kesalahan dan menimbulkan risiko keamanan, meskipun para ahli telah membantahnya karena pesawat tidak memiliki cukup bahan bakar untuk terbang di dekat Diego Garcia dan tidak ada bukti kredibel bahwa pesawat itu dibajak atau ditembak jatuh.
Teori pembajakan lainnya adalah bahwa pesawat itu diterbangkan ke Kazakhstan atas perintah Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun data penerbangan menunjukkan MH370 berputar ke arah yang berlawanan dari Kazakhstan menuju Samudra Hindia.
Selain teori bahwa alien mungkin terlibat, ada juga spekulasi bahwa pesawat itu ditelan oleh black hole (lubang hitam).
“Saya hanya menangani penelitian ilmiah berdasarkan data dan bukti yang kuat,” kata Godfrey.
“Dari Boeing, kami tahu seberapa jauh dan berapa lama Boeing 777 dapat terbang dan berapa lama pesawat itu dapat bertahan di udara. Dari rekayasa Malaysia Airlines, kami tahu persis berapa banyak bahan bakar yang ada di dalam pesawat dan berapa efisiensi bahan bakar kedua mesin pada pesawat yang sebenarnya,” ujarnya.
Godfrey juga mengatakan bahwa ada banyak data komprehensif yang dapat diambil terkait jalur dan kinerja penerbangan, termasuk data Automatic Dependent Surveillance–Broadcast (ADS-B), data radar, dan data Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS).
"Kami [juga] tahu dari data satelit Inmarsat bahwa pesawat terus terbang selama tujuh jam 37 menit ke Samudra Hindia Selatan hingga kehabisan bahan bakar," katanya.
Lihat Juga :