Israel Ancam Caplok Gaza, Frustrasi karena Hamas Tak Bebaskan Sandera yang Tersisa

Sabtu, 22 Maret 2025 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Gambar yang diambil AFP dari Gaza utara menunjukkan gerobak keledai yang penuh dengan barang-barang saat penduduk meninggalkan rumah mereka di sepanjang jalan yang dipenuhi puing-puing.

Titik-titik Tekanan


Israel melanjutkan pengeboman intensif di Gaza pada hari Selasa, dengan alasan kebuntuan dalam negosiasi tidak langsung mengenai langkah selanjutnya dalam gencatan senjata setelah tahap pertama berakhir awal bulan ini.

Baca Juga: Negara Arab Bersatu untuk Gaza

Dimulainya kembali operasi militer skala besar dikoordinasikan dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetapi menuai kecaman luas.

Turki mengutuk apa yang disebutnya sebagai serangan "sengaja" oleh Israel terhadap rumah sakit yang dibangun Turki di Gaza. "Kami mengutuk keras penghancuran Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina oleh Israel," kata Kementerian Luar Negeri Turki.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kekhawatiran atas serangan baru Israel dalam panggilan telepon pada hari Jumat dengan penguasa Qatar, salah satu mediator gencatan senjata bulan Januari.

Presiden Israel Isaac Herzog menyampaikan kekhawatirannya tentang tindakan pemerintah dalam sebuah pernyataan video pada hari Kamis, dengan mengatakan: "Tidak terpikirkan untuk melanjutkan pertempuran sementara masih menjalankan misi suci untuk membawa pulang para sandera kami.”

Ribuan pengunjuk rasa telah berunjuk rasa di Yerusalem dalam beberapa hari terakhir, menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melanjutkan operasi militer tanpa memperhatikan keselamatan para sandera.

Dari 251 sandera yang disita selama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, 58 masih ditahan oleh militan Gaza, termasuk 34 yang menurut militer Israel telah tewas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved