Taiwan Khawatir Diinvasi China pada 2027, Kenapa Tahun Itu?

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:27 WIB
loading...
Taiwan Khawatir Diinvasi...
Taiwan mengidentifikasi 2027 sebagai tahun potensial untuk invasi China. Foto/via Anadolu
A A A
TAIPEI - Taiwan mengidentifikasi 2027 sebagai tahun potensial untuk invasi China. Taipei mengidentifikasi waktu potensial invasi Beijing untuk pertama kalinya dalam latihan militer tahunannya.

Itu juga semakin menumbuhkan kekhawatiran di pulau yang telah memerintah sendiri tersebut di tengah ketegangan dengan China yang semakin memanas.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengungkap tahun tersebut dalam sebuah dokumen yang dirilis Selasa untuk memberi pengarahan kepada anggota Parlemen tentang latihan perang mendatang yang mensimulasikan serangan oleh militer China.

Latihan tersebut juga akan berdurasi dua kali lipat menjadi sepuluh hari pada musim panas ini, yang mencerminkan peningkatan penekanan pada kesiapan militer di pulau demokrasi yang diklaim China sebagai wilayahnya.

Baca Juga: China: Makin Merajalela Separatis Kemerdekaan Taiwan, Makin Ketat Jerat di Leher Mereka

Tidak ada rencana sebelumnya untuk latihan tembak langsung tahunan terbesar Taiwan dalam setidaknya satu dekade yang menyebutkan tahun untuk potensi invasi China, menurut dokumen publik yang dilihat oleh Bloomberg.

Meskipun demikian, Menteri Pertahanan Wellington Koo tampaknya mengecilkan penamaan tahun tersebut.

“Latihan Han Kuang selalu menetapkan jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan, karena perolehan senjata dan pelatihan baru memerlukan latihan berulang untuk validasi,” katanya kepada wartawan pada Rabu, saat bersiap untuk berbicara di hadapan anggota Parlemen.

Tidak jelas bagaimana penetapan tahun 2027 akan mengubah program latihan, atau apakah tahun tersebut sebenarnya lebih merupakan sinyal politik.

Memfokuskan latihan tahun ini untuk menghadapi potensi invasi China pada 2027 dapat menjadi taktik untuk mengatasi kebuntuan di Parlemen Taiwan yang terpecah, di mana partai-partai oposisi menantang rencana pengeluaran militer tertentu, menurut Jack Chen, direktur Formosa Defense Vision, sebuah kelompok advokasi.

“Hal ini dapat membuat partai-partai oposisi dan publik merasa bahwa peningkatan anggaran militer merupakan kebutuhan mendesak,” katanya.

Presiden China Xi Jinping telah menetapkan tujuan bagi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk menjadi "militer modern" pada tahun 2027, dan menjadi pasukan kelas dunia pada tahun 2047.

Pejabat Amerika Serikat (AS) juga telah mengeklaim pada tahun lalu bahwa China sedang bersiap untuk menginvasi Taiwan pada tahun 2027, dengan mengutip bukti-bukti produksi pesawat tempur, kapal perang, dan upaya Beijing untuk menggandakan inventaris rudal balistik dan jelajahnya sejak tahun 2020.

Pejabat Taiwan sebelumnya telah menepis penilaian AS tersebut, dengan Koo mengatakan pada tahun 2023 bahwa China tidak akan siap untuk melakukan operasi pendaratan amfibi.

Pembersihan korupsi yang telah mengguncang eselon atas PLA juga telah menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan pasukan China untuk berperang.

Pentagon mengatakan dalam laporan tahunan kepada Kongres AS pada Desember lalu bahwa penyelidikan korupsi dapat menghalangi tujuan modernisasi militer China yang ditetapkan Xi Jinping dan mengguncang kepercayaan Beijing terhadap pejabat tinggi PLA.

Sejak Presiden Taiwan Lai Ching-te menjabat Mei lalu, Beijing telah meningkatkan tekanan pada Taipei. Beijing telah melakukan dua latihan militer berskala besar di sekitar Taiwan dan mengirim pesawat tempur melewati garis batas de facto secara berkala.

Presiden AS Donald Trump telah meminta pulau itu untuk meningkatkan anggaran pertahanannya, dan menolak untuk mengatakan apakah dia akan membela Taiwan dari invasi China, yang tampaknya merupakan kembalinya sikap ambiguitas strategis Washington yang telah lama ada.

Beijing mengatakan pihaknya mengadakan latihan militer di sekitar Taiwan awal minggu ini, beberapa hari setelah Lai memberikan pidato yang menjadikannya presiden pertama pulau itu yang secara resmi menunjuk China sebagai "kekuatan asing yang bermusuhan”.

China juga telah mempertajam retorikanya. Wang Huning, pemimpin nomor 4 Beijing yang mengawasi urusan Taiwan, telah mendesak negaranya untuk "membentuk penyatuan kembali tanah air yang tak terelakkan”, sementara pada akhir pekan surat kabar corong Partai Komunis China; People's Daily menyebut Lai sebagai "anjing yang terpojok”.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Berita Terkini
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved