Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia

Senin, 17 Maret 2025 - 16:58 WIB
loading...
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata sonik ilegal digunakan untuk membubarkan 300.000 demonstran di Serbia. Foto/X/@JamesPorrazzo
A A A
BEOGRAD - Pejabat Serbia membantah pasukan keamanan menggunakan senjata sonik ilegal kelas militer untuk membubarkan dan menakut-nakuti pengunjuk rasa damai dalam unjuk rasa antipemerintah di ibu kota yang digambarkan sebagai unjuk rasa terbesar yang pernah ada di negara itu.

Setidaknya 100.000 orang turun ke jalan di Belgrade pada hari Sabtu untuk unjuk rasa massal yang dianggap sebagai puncak protes selama berbulan-bulan terhadap Presiden Serbia Aleksandar Vučić dan pemerintahannya, dengan beberapa perkiraan menyebutkan jumlah massa lebih dari 300.000 orang.

Melansir Sydney Morning Herald, senjata akustik yang dilarang secara luas memancarkan sinar terarah yang menyebabkan nyeri telinga tajam dan dapat melumpuhkan orang untuk sementara.

Pejabat oposisi dan kelompok hak asasi Serbia mengklaim bahwa senjata akustik yang dilarang secara luas – yang memancarkan sinar terarah untuk melumpuhkan orang untuk sementara – digunakan selama protes.

Mereka mengatakan akan mengajukan tuntutan terhadap mereka yang memerintahkan serangan tersebut ke Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa dan pengadilan domestik.

Pakar militer mengatakan mereka yang terkena senjata tersebut mengalami nyeri telinga tajam, disorientasi, dan panik. Paparan yang berkepanjangan dapat menyebabkan pecahnya gendang telinga dan kerusakan pendengaran yang tidak dapat dipulihkan.

Polisi Serbia dan Kementerian Pertahanan membantah bahwa senjata ilegal tersebut digunakan, sementara Vučić menggambarkannya sebagai "kebohongan yang terkenal". Serbia tidak menyangkal memiliki perangkat akustik seperti itu di gudang senjatanya.

Unjuk rasa tersebut merupakan bagian dari gerakan antikorupsi nasional yang meletus setelah kanopi beton runtuh di stasiun kereta api di Novi Sad di utara Serbia pada bulan November, menewaskan 15 orang.

Demonstrasi yang hampir setiap hari dimulai sebagai respons terhadap tragedi tersebut telah mengguncang cengkeraman kuat Vučić selama satu dekade pada kekuasaan di Serbia, di mana banyak yang menyalahkan keruntuhan tersebut pada korupsi pemerintah yang merajalela, kelalaian dan ketidakpatuhan terhadap peraturan keselamatan konstruksi, menuntut akuntabilitas bagi para korban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved