3 Alasan yang Diyakini Presiden Zelensky kalau Ukraina Adalah Pemenang Perang

Senin, 17 Maret 2025 - 00:10 WIB
loading...
3 Alasan yang Diyakini...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan Ukraina adalah pemenang perang. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
MOSKOW - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa Kiev telah menerima pujian luas dari para pendukung Baratnya atas penanganannya terhadap perundingan baru-baru ini dengan AS di Arab Saudi.

Keberhasilan diplomatik tersebut, katanya, menempatkan Rusia dalam situasi sulit yang mungkin sulit untuk "dilepaskan."

Selama pertemuan di Jeddah pada hari Selasa, delegasi Ukraina menyetujui gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS.

3 Alasan yang Diyakini Presiden Zelensky kalau Ukraina Adalah Pemenang Perang

1. Barat Memuji Ukraina atas Kemenangan Nyata

"Semua orang memberi selamat kepada Ukraina atas kemenangan nyata di Jeddah, kemenangan diplomasi," kata Zelensky pada hari Sabtu, tanpa menyebutkan secara spesifik siapa sebenarnya yang menghubungi Kiev. "Semua orang yakin bahwa ini adalah kemajuan yang serius," katanya, dilansir RT.

Pada saat pertemuan tersebut, militer Ukraina menghadapi serangan Rusia yang berkelanjutan di sepanjang garis depan, sementara pasukan Kiev menderita kekalahan besar di Wilayah Kursk Rusia.

Serangan mendadak memungkinkan militer Rusia merebut kembali ratusan kilometer persegi wilayah dalam beberapa hari dan membebaskan Sudzha, kota terbesar di wilayah yang sebelumnya diduduki oleh pasukan Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved