Penumpang Ini Muntah 30 Kali selama Penerbangan 6 Jam usai Makan Pasta Berbau Tak Sedap

Minggu, 16 Maret 2025 - 14:15 WIB
loading...
Penumpang Ini Muntah...
Seorang pelancong asal Inggris mengalami muntah 30 kali selama penerbangan enam jam dengan Etihad Airlines. Foto/NDTV
A A A
DUBAI - Seorang pelancong asal Inggris baru-baru ini mengalami kejadian mengerikan ketika dia muntah 30 kali selama penerbangan enam jam dengan Etihad Airlines.

Cameron Callaghan (27) sedang dalam penerbangan dari Manchester menuju Abu Dhabi pada Januari. Ketika dalam perjalanan ke Bangkok, Thailand, dia memakan "pasta ayam, tomat, dan keju" yang dilaporkan membuatnya keracunan makanan.

Callaghan telah memakan roti lapis telur sebelum memulai perjalanan tetapi setelah penerbangan ditunda selama lima jam, dia memutuskan untuk menerima tawaran maskapai untuk memesan pasta—yang menurutnya berbau tidak sedap. Penumpang lain juga disuguhi hidangan serupa.

Baca Juga: Pesawat American Airlines Berisi 178 Orang Terbakar di Bandara Denver

"Itu merusak beberapa hari pertama liburan saya," kata Callaghan kepada Kennedy News.

“Baunya memang agak aneh tetapi semua makanan pesawat memang seperti itu,” ujarnya.

"Saya yakin makanan itu telah ditaruh di luar sejak pesawat seharusnya lepas landas dan tidak disimpan dengan benar,” paparnya.

Beberapa menit kemudian, dia mulai mengalami turbulensi gastrointestinal yang parah yang menyebabkannya sakit.

"Saya mengalami diare dua kali dan 10 menit setelah itu saya terus-menerus muntah selama penerbangan," kata Callaghan. "Saya muntah sekitar 30 kali,” imbuh dia.

Setelah pesawat mendarat di Abu Dhabi, Callaghan sangat lemah sehingga dia tidak dapat mengangkat kepalanya dan harus diantar keluar.

"Mereka harus mendapatkan kursi roda dan mereka mendorong saya ke ruang medis di bandara Abu Dhabi," kata Callaghan, yang diberi infus dengan infus anti-mual.

Setelah insiden tersebut, Etihad Airlines mengeluarkan pernyataan yang mengeklaim bahwa makanannya tidak dapat menjadi penyebab keracunan makanan Callaghan.

"Kami menanggapi semua masalah tersebut dengan sangat serius dan menyelidiki secara menyeluruh. Makanan kami dalam penerbangan ini, seperti semua penerbangan kami, disiapkan dan disimpan dalam kondisi suhu terkontrol ketat untuk memastikan keamanan dan kualitas," kata maskapai tersebut.

"Kami tidak menerima laporan penyakit dari penumpang lain dalam penerbangan ini yang dihidangkan makanan yang sama. Prioritas utama kami adalah keselamatan dan kesejahteraan penumpang dan awak kami."

Namun, Callaghan tidak terkesan dan menuntut pengembalian uang untuk apa yang dia gambarkan sebagai "penerbangan dari neraka" tersebut beserta permintaan maaf sebagai ganti rugi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Putin Umumkan Gencatan...
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved