Pakistan Tuding India Jadi Dalang Pembajakan Kereta, Akankah Musuh Bebuyutan Berperang?
Minggu, 16 Maret 2025 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Khan menambahkan bahwa komunikasi yang disadap mengonfirmasi adanya hubungan antara para penyerang dan Afghanistan.
"Para teroris memiliki tempat berlindung yang aman di Afghanistan, dan Pakistan telah berulang kali mendesak pemerintah sementara Afghanistan untuk mencegah kelompok-kelompok seperti BLA menggunakan wilayahnya untuk terorisme," katanya.
Afghanistan juga membantah adanya hubungan antara para penyerang dan wilayahnya.
“Pakistan harus fokus pada keamanannya dan menyelesaikan masalah internalnya alih-alih membuat pernyataan yang tidak bertanggung jawab,” demikian bunyi pernyataan dari Kabul.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri pemerintah yang dipimpin Taliban, Abdul Qahar Balkhi, juga mendesak Pakistan di media sosial untuk “fokus pada penyelesaian masalah keamanan dan internalnya alih-alih membuat komentar yang tidak bertanggung jawab seperti itu”.
Balkhi juga mengklaim bahwa tidak ada anggota BLA yang hadir di Afghanistan dan membantah adanya hubungan antara kelompok itu dan Afghanistan.
Bulan lalu, sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa Taliban Afghanistan, yang berkuasa sejak Agustus 2021, memberikan dukungan kepada Taliban Pakistan (Tehreek-e-Taliban Pakistan atau TTP), yang telah melakukan banyak serangan di Pakistan.
Laporan itu lebih lanjut menyatakan bahwa BLA dilaporkan memiliki hubungan dengan Taliban Pakistan dan afiliasi ISIL di Provinsi Khorasan (ISKP), yang menunjukkan adanya konvergensi kelompok bersenjata yang lebih luas dengan agenda yang berbeda, tetapi saling terkait.
"Kami menolak tuduhan tak berdasar yang dibuat oleh Pakistan. Seluruh dunia tahu di mana episentrum terorisme global berada. Pakistan harus melihat ke dalam dirinya sendiri alih-alih menyalahkan pihak lain atas masalah dan kegagalan internalnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.
"Para teroris memiliki tempat berlindung yang aman di Afghanistan, dan Pakistan telah berulang kali mendesak pemerintah sementara Afghanistan untuk mencegah kelompok-kelompok seperti BLA menggunakan wilayahnya untuk terorisme," katanya.
Afghanistan juga membantah adanya hubungan antara para penyerang dan wilayahnya.
“Pakistan harus fokus pada keamanannya dan menyelesaikan masalah internalnya alih-alih membuat pernyataan yang tidak bertanggung jawab,” demikian bunyi pernyataan dari Kabul.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri pemerintah yang dipimpin Taliban, Abdul Qahar Balkhi, juga mendesak Pakistan di media sosial untuk “fokus pada penyelesaian masalah keamanan dan internalnya alih-alih membuat komentar yang tidak bertanggung jawab seperti itu”.
Balkhi juga mengklaim bahwa tidak ada anggota BLA yang hadir di Afghanistan dan membantah adanya hubungan antara kelompok itu dan Afghanistan.
Bulan lalu, sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa Taliban Afghanistan, yang berkuasa sejak Agustus 2021, memberikan dukungan kepada Taliban Pakistan (Tehreek-e-Taliban Pakistan atau TTP), yang telah melakukan banyak serangan di Pakistan.
Laporan itu lebih lanjut menyatakan bahwa BLA dilaporkan memiliki hubungan dengan Taliban Pakistan dan afiliasi ISIL di Provinsi Khorasan (ISKP), yang menunjukkan adanya konvergensi kelompok bersenjata yang lebih luas dengan agenda yang berbeda, tetapi saling terkait.
6. India Tolak Tuduhan Pakistan
Pemerintah India dengan tegas menolak tuduhan Pakistan."Kami menolak tuduhan tak berdasar yang dibuat oleh Pakistan. Seluruh dunia tahu di mana episentrum terorisme global berada. Pakistan harus melihat ke dalam dirinya sendiri alih-alih menyalahkan pihak lain atas masalah dan kegagalan internalnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.
(ahm)
Lihat Juga :