3 Negara yang Senang Jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO, Siapa Saja?

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:33 WIB
loading...
3 Negara yang Senang...
Ada tiga negara yang senang jika AS tinggalkan NATO. Foto/CBS
A A A
JAKARTA - Terdapat sejumlah negara yang senang jika Amerika Serikat (AS) meninggalkan NATO. Di antaranya menganggap keluarnya AS dari blok tersebut bisa melemahkan kekuatan pertahanan kolektif Eropa yang selama ini dikenal sangat kokoh.

Belakangan, orang-orang terdekat Presiden AS Donald Trump termasuk miliarder Elon Musk menyuarakan dukungan bagi Washington agar keluar dari keanggotaan NATO. Sebab, kontribusi Negeri Paman Sam untuk aliansi tersebut terlalu besar dibanding anggota lainnya, sehingga dianggap tak adil.

Meski keluarnya AS dari NATO masih bersifat spekulatif, setidaknya ada beberapa negara yang akan “senang” apabila mereka benar-benar keluar dari keanggotaan aliansi militer tersebut. Siapa saja?

Baca Juga: Ogah Diakali Lagi, Trump Tolak Bela Beberapa Sekutu NATO

Negara yang Senang Jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO

1. Rusia


Sebagai rival utama Amerika Serikat, Rusia kemungkinan akan “senang” jika AS keluar dari NATO. Tanpa kehadiran Washington, NATO berpotensi mengalami penurunan kekuatan militer dan kohesi yang dapat memberi Kremlin ruang lebih besar untuk memperluas pengaruhnya di Eropa Timur dan wilayah sekitarnya.

Kekhawatiran tersebut sebelumnya diungkap Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Melansir The Guardian, Zelensky memprediksi Rusia akan mengobarkan perang melawan NATO apabila AS menarik diri terhadap Ukraina dan keanggotaan aliansi.

Dia menghubungan perkiraannya itu dengan informasi intelijen yang menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin sedang membangun pasukan untuk kemungkinan invasi militer ke negara Eropa lainnya. Zelensky yakin target Putin berikutnya bisa jadi Polandia dan Lithuania yang pernah diduduki selama Perang Dunia II oleh Nazi Jerman dan Uni Soviet.

Lebih jauh, Zelensky menyebut melemahnya dukungan AS untuk Eropa atau NATO akan membuka pintu bagi rencana Putin untuk merebut wilayah lain. Menurutnya, momen ini telah lama ditunggu Rusia.

"Apa yang ditunggunya? Pelemahan NATO, misalnya oleh kebijakan AS, sehingga AS akan berpikir untuk menarik militernya dari Eropa. Ya, Putin memikirkan hal itu. Namun, saya yakin AS tidak akan menarik pasukannya, kontingennya dari Eropa, karena hal itu akan sangat melemahkan NATO dan benua Eropa” ucap Zelensky, dikutip Kamis (13/3/2025).

2. Iran


Berikutnya ada Iran. Musuh lain dari Amerika Serikat ini sering berseberangan dengan kebijakan AS dan NATO, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Keluarnya Amerika Serikat dari NATO bisa membuka peluang strategis bagi Iran dalam berbagai aspek. Contohnya tentang pelemahan koalisi anti-Iran yang selama ini menjadi ancaman untuk masa depan Teheran.

Melihat ke belakang, NATO sering menjadi forum bagi negara-negara Barat untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri mereka dalam menekan Iran terkait program nuklirnya. Tanpa keberadaan AS, posisi NATO bisa melemah, sehingga negara-negara Eropa mungkin akan beralih mengambil pendekatan yang lebih moderat atau pragmatis terhadap Iran.

Kemudian, Iran juga bisa mengambil keuntungan dari keluarnya AS sebagai peluang memperkuat posisinya di kawasan Timur Tengah tanpa tekanan aliansi Barat yang kuat.

3. China


Lanjut, ada China. Melalui pertimbangan yang matang, Beijing dapat melihat keluarnya AS dari NATO sebagai kesempatan untuk memperluas pengaruhnya di Eropa dan Asia.

Melansir BusinessTimes, China secara terbuka menyambut baik perundingan AS dan Rusia baru-baru ini untuk menegosiasikan akhir perang Ukraina. Di sisi lain, ada beberapa pihak yang menduga Xi Jinping di sini sedang memposisikan dirinya untuk mendapatkan keuntungan dari upaya rekonstruksi tersebut dan melihat adanya keretakan yang semakin dalam di antara AS dan sekutunya di NATO.

Melihat potensi keluarnya Amerika Serikat dari NATO, China dapat memanfaatkan peluang guna meningkatkan hubungan dengan Eropa yang sebelumnya sangat terpengaruh doktrin AS soal kebijakan anti-Beijing. Bersama strategi yang tepat, mereka bisa mendekati negara-negara Eropa secara bilateral tanpa bayang-bayang Washington, lalu menawarkan kemitraan ekonomi yang menguntungkan.

Selain itu, negara-negara Eropa mungkin akan lebih fokus pada keamanan regional mereka sendiri apabila AS keluar dari NATO mengingat semakin besarnya ancaman Rusia. Kabar baiknya, hal tersebut bisa mengurangi tekanan dan perhatian terhadap kawasan Indo-Pasifik, tempat China berusaha memperluas pengaruhnya.

Itulah beberapa negara yang kemungkinan akan senang jika Amerika Serikat meninggalkan NATO.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PBB: Israel Hancurkan...
PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved