Jakarta Masuk Puncak Daftar Kota Dunia yang Akan Hadapi Banjir Dahsyat
Kamis, 13 Maret 2025 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
"Anda tidak bisa berasumsi bahwa setiap tempat dapat memiliki respons yang sama terhadap pemanasan atmosfer," imbuh Singer.
"Tidak peduli siapa Anda, apakah Anda kaya atau miskin atau Anda memiliki infrastruktur yang bagus atau tidak," ujarnya.
Kota pesisir China di Hangzhou mencatat rekor dengan lebih dari 60 hari suhu tinggi ekstrem tahun lalu, dan juga dilanda banjir parah yang memaksa puluhan ribu orang mengungsi.
Seperlima kota mengalami perubahan ekstrem dalam iklim, dengan ibu kota Sri Lanka, Kolombo, dan pusat keuangan India; Mumbai, "berubah" menjadi jauh lebih basah, sementara ibu kota Mesir, Kairo, dan Hong Kong, terus menjadi lebih kering.
Singer memperingatkan banyak kota yang membangun infrastruktur untuk memaksimalkan pasokan air yang langka atau mengurangi kerusakan akibat banjir kini menghadapi keadaan yang sama sekali berbeda, dan perlu berinvestasi untuk beradaptasi.
Beberapa kota yang mengalami perubahan yang menguntungkan termasuk ibu kota Jepang; Tokyo, London, dan Guangzhou di selatan China, yang memiliki bulan basah dan kering yang jauh lebih sedikit selama periode 2002 hingga 2023 dibandingkan dua dekade sebelumnya.
"Tidak peduli siapa Anda, apakah Anda kaya atau miskin atau Anda memiliki infrastruktur yang bagus atau tidak," ujarnya.
Kota pesisir China di Hangzhou mencatat rekor dengan lebih dari 60 hari suhu tinggi ekstrem tahun lalu, dan juga dilanda banjir parah yang memaksa puluhan ribu orang mengungsi.
Seperlima kota mengalami perubahan ekstrem dalam iklim, dengan ibu kota Sri Lanka, Kolombo, dan pusat keuangan India; Mumbai, "berubah" menjadi jauh lebih basah, sementara ibu kota Mesir, Kairo, dan Hong Kong, terus menjadi lebih kering.
Singer memperingatkan banyak kota yang membangun infrastruktur untuk memaksimalkan pasokan air yang langka atau mengurangi kerusakan akibat banjir kini menghadapi keadaan yang sama sekali berbeda, dan perlu berinvestasi untuk beradaptasi.
Beberapa kota yang mengalami perubahan yang menguntungkan termasuk ibu kota Jepang; Tokyo, London, dan Guangzhou di selatan China, yang memiliki bulan basah dan kering yang jauh lebih sedikit selama periode 2002 hingga 2023 dibandingkan dua dekade sebelumnya.
(mas)
Lihat Juga :