Ukraina Sepakati Gencatan Senjata selama 30 Hari dengan Rusia

Rabu, 12 Maret 2025 - 16:04 WIB
loading...
Ukraina Sepakati Gencatan...
Ukraina sepakati gencatan senjata selama 30 hari dengan Rusia. Foto/X
A A A
JEDDAH - Setelah pembicaraan dengan AS di Arab Saudi, Kyiv telah menerima usulan Washington untuk gencatan senjata Rusia- Ukraina selama 30 hari.

Saluran resmi Saudi Al-Ekhbariya mengatakan pada X Selasa malam: "Pembicaraan AS-Ukraina di Jeddah berhasil di bawah upaya diplomatik Saudi."

"Setelah 9 jam negosiasi AS-Ukraina, Ukraina menyetujui usulan AS untuk gencatan senjata sementara yang berlangsung selama 30 hari, dapat diperpanjang, bersama dengan pertukaran tahanan antara kedua belah pihak (Rusia dan Ukraina)," kata stasiun televisi Saudi itu.

Sementara kedua belah pihak belum mengomentari pembicaraan tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Selasa mengatakan Kyiv menganggap usulan Washington untuk gencatan senjata selama 30 hari dengan Rusia sebagai "positif."

Pada Selasa pagi, delegasi AS dan Ukraina memulai pembicaraan di kota Jeddah, Saudi, untuk membahas prospek kemungkinan kesepakatan damai Moskow-Kyiv.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menghadiri pembicaraan tersebut, di hadapan Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.

Pada hari Senin, Zelensky mengatakan di Telegram bahwa Ukraina selalu mencari perdamaian sejak awal perang, yang menunjukkan bahwa Rusia adalah satu-satunya alasan mengapa perang masih berlangsung.

Pada 24 Februari 2022, Rusia melancarkan serangan militer terhadap Ukraina. Moskow menuntut Kyiv untuk meninggalkan aspirasinya untuk bergabung dengan aliansi militer Barat sebagai syarat perdamaian, sebuah sikap yang dipandang Ukraina sebagai “campur tangan” terhadap kedaulatannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved