Marah, Donald Trump Pertimbangkan Tarik 35.000 Tentara AS dari Jerman
Minggu, 09 Maret 2025 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Trump telah berulang kali menuduh Jerman tidak cukup membelanjakan uang untuk pertahanannya sendiri, sementara penasihatnya; miliarder teknologi Elon Musk, secara terbuka mendukung partai oposisi Alternatif untuk Jerman (AfD) dalam Pemilu Parlemen Jerman baru-baru ini.
Wakil Presiden AS JD Vance juga membuat heboh bulan lalu ketika dia mengkritik undang-undang kebebasan berbicara Jerman selama konferensi tingkat tinggi di Munich.
Friedrich Merz, calon kanselir Jerman, berpendapat bahwa Trump sengaja meningkatkan pertemuannya yang kontroversial pada 28 Februari dengan Zelensky di Oval Office.
Setelah memenangkan Pemilu bulan lalu, Merz menyatakan bahwa Jerman tidak bisa lagi bergantung pada AS untuk pertahanannya. "Kita sekarang harus menunjukkan bahwa kita berada dalam posisi untuk bertindak secara independen di Eropa," katanya.
Awal minggu ini, Hongaria memblokir pernyataan bersama Uni Eropa yang menjanjikan lebih banyak bantuan militer untuk Ukraina. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban berpihak pada Trump selama pertengkaran publiknya dengan Zelensky. "Hari ini, Presiden Donald Trump berdiri dengan berani untuk perdamaian. Meskipun sulit bagi banyak orang untuk menerimanya," tulisnya di X.
Wakil Presiden AS JD Vance juga membuat heboh bulan lalu ketika dia mengkritik undang-undang kebebasan berbicara Jerman selama konferensi tingkat tinggi di Munich.
Friedrich Merz, calon kanselir Jerman, berpendapat bahwa Trump sengaja meningkatkan pertemuannya yang kontroversial pada 28 Februari dengan Zelensky di Oval Office.
Setelah memenangkan Pemilu bulan lalu, Merz menyatakan bahwa Jerman tidak bisa lagi bergantung pada AS untuk pertahanannya. "Kita sekarang harus menunjukkan bahwa kita berada dalam posisi untuk bertindak secara independen di Eropa," katanya.
Awal minggu ini, Hongaria memblokir pernyataan bersama Uni Eropa yang menjanjikan lebih banyak bantuan militer untuk Ukraina. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban berpihak pada Trump selama pertengkaran publiknya dengan Zelensky. "Hari ini, Presiden Donald Trump berdiri dengan berani untuk perdamaian. Meskipun sulit bagi banyak orang untuk menerimanya," tulisnya di X.
(mas)
Lihat Juga :