Wali Kota New York City Ancam Seret Presiden Trump ke Pengadilan

Jum'at, 04 September 2020 - 10:55 WIB
loading...
Wali Kota New York City...
Bill de Blasio, Wali Kota New York City, New York, Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Shannon Stapleton
A A A
NEW YORK CITY - Wali Kota New York City (NYC) Bill de Blasio mengancam akan menyeret Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke pengadilan. Ancaman disampaikan setelah presiden mempertimbangkan pemotongan dana federal ke kota-kota yang gagal mencegah pembentukan "zona anarkis".

Trump memilih Portland, Seattle, Washington DC, dan New York City sebagai kota yang gagal tersebut. NYT sendiri merupakan kota asal Presiden Trump. (Baca: Cuomo: Trump Harus Bawa Tentara jika Ingin Selamat Berjalan di New York )

"Saya ingin berbicara langsung dengan presiden," kata de Blasio pada konferensi pers, Kamis. "Jika Anda tetap berusaha menolak pendanaan yang membuat New York City tetap bertahan di tengah krisis ini, kami akan melihat Anda di pengadilan dan sekali lagi kami akan mengalahkan Anda di pengadilan," ancam sang wali kota, seperti dikutip Sputnik, Jumat (4/9/2020).

De Blasio mengatakan bahwa presiden Amerika Serikat tidak dapat mencampuri masalah pendanaan dan bahwa kata-kata Trump tidak terlalu berpengaruh pada topik ini karena Mahkamah Agung telah berbicara.

"Kami menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya—melawan pandemi dan kehancuran ekonomi tanpa stimulus lain. Sekarang, alih-alih kepemimpinan dari Gedung Putih, kami dihadapkan pada serangan baru yang melanggar hukum, inkonstitusional, dan tidak diragukan lagi akan dikalahkan di pengadilan," ujar de Blasio. (Baca: Trump Sambangi Kenosh, Bantah Rasisme Polisi AS Sistemik )

Presiden AS mengatakan pada hari Rabu bahwa beberapa negara bagian dan yurisdiksi lokal telah mengizinkan kekerasan dan perusakan properti terus berlanjut. Trump ingin pemerintahannya mengidentifikasi "yurisdiksi anarkis" ini dalam sebulan dan memotong atau mencabut hibah federal mereka.

Protes terhadap rasisme dan kebrutalan polisi telah meletus di seluruh Amerika Serikat sejak kematian pria kulit hitam Minneapolis, George Floyd, yang sering kali berkembang menjadi tindakan kekerasan terhadap polisi dan penduduk setempat, vandalisme, pembakaran, dan penjarahan. (Baca juga: Polisi AS Tembak Pria Kulit Hitam 7 Kali, Kerusuhan Pecah di Kenosha )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved