Cuomo: Trump Harus Bawa Tentara Jika Ingin Selamat Berjalan di New York
Kamis, 03 September 2020 - 17:12 WIB
loading...
Gubernur Negara Bagian New York, Andrew Cuomo mengatakan Presiden AS, Donald Trump harus membawa tentara jika ingin selamat saat berjalan di New York. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW YORK - Gubernur Negara Bagian New York, Andrew Cuomo mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump harus membawa tentara jika ingin selamat saat berjalan di New York. Ini adalah respon atas rencana Trump untuk memotong pendanaan ke beberapa kota.
Trump beberapa waktu lalu mengeluarkan memorandum yang mengarahkan pejabat pemerintah untuk meninjau dan mempertimbangkan pemotongan pendanaan ke kota-kota yang tidak dapat mencegah pembentukan zona tanpa hukum. ( Baca juga: Trump Bantah Terkena Stroke Ringan )
"Dia tidak akan memiliki cukup pengawal untuk berjalan-jalan di New York City. Lupakan pengawal, dia sebaiknya memiliki tentara jika dia pikir dia akan berjalan-jalan di New York," kata Cuomo, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (3/9/2020).
"Dia persona non grata di New York City, dan saya pikir dia tahu itu, dan dia tidak akan pernah kembali ke New York, karena warga New York tidak akan pernah melupakan betapa kejamnya dia," sambungnya.
Sebelumnya, Trump mengancam akan menarik dana federal dari kota-kota yang tidak dapat mencegah pembentukan zona tanpa hukum. ( Lihat video: Kapal Induk dan Kapal Perang Asing Bernama Nuansa Nusantara )
Dia memilih kota Portland, Seattle, Washington, DC dan New York City, yang telah mengalami kerusuhan dan penjarahan di tengah demonstrasi menentang ketidakadilan rasial setelah kematian George Floyd pada Mei.
Trump juga ingin pemerintahannya menerbitkan daftar di situs web Departemen Kehakiman dalam dua minggu ke depan yang mengidentifikasi yurisdiksi negara bagian dan lokal yang telah "mengizinkan" kekerasan dan perusakan properti terus berlanjut.
Trump beberapa waktu lalu mengeluarkan memorandum yang mengarahkan pejabat pemerintah untuk meninjau dan mempertimbangkan pemotongan pendanaan ke kota-kota yang tidak dapat mencegah pembentukan zona tanpa hukum. ( Baca juga: Trump Bantah Terkena Stroke Ringan )
"Dia tidak akan memiliki cukup pengawal untuk berjalan-jalan di New York City. Lupakan pengawal, dia sebaiknya memiliki tentara jika dia pikir dia akan berjalan-jalan di New York," kata Cuomo, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (3/9/2020).
"Dia persona non grata di New York City, dan saya pikir dia tahu itu, dan dia tidak akan pernah kembali ke New York, karena warga New York tidak akan pernah melupakan betapa kejamnya dia," sambungnya.
Sebelumnya, Trump mengancam akan menarik dana federal dari kota-kota yang tidak dapat mencegah pembentukan zona tanpa hukum. ( Lihat video: Kapal Induk dan Kapal Perang Asing Bernama Nuansa Nusantara )
Dia memilih kota Portland, Seattle, Washington, DC dan New York City, yang telah mengalami kerusuhan dan penjarahan di tengah demonstrasi menentang ketidakadilan rasial setelah kematian George Floyd pada Mei.
Trump juga ingin pemerintahannya menerbitkan daftar di situs web Departemen Kehakiman dalam dua minggu ke depan yang mengidentifikasi yurisdiksi negara bagian dan lokal yang telah "mengizinkan" kekerasan dan perusakan properti terus berlanjut.
(esn)
Lihat Juga :