Brigade Al-Qassam Tuding Israel Hindari Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 07 Maret 2025 - 21:01 WIB
loading...
Brigade Al-Qassam Tuding...
Warga Palestina melanjutkan kehidupan sehari-hari mereka dengan sumber daya yang terbatas di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Jabalia, Gaza pada 21 Februari 2025. Foto/Hamza Z. H. Qraiqea/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Brigade Al-Qassam mengatakan pasukan perlawanan Palestina memiliki sarana untuk menyakiti Israel.

Sayap militer Hamas itu menuduh Israel berusaha menghindari komitmennya berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

“Apa yang gagal dicapai musuh Israel melalui perang, tidak akan dicapai melalui ancaman dan tipu daya,” ungkap juru bicara Al-Qassam Abu Ubaidah dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Dia menambahkan, perlawanan memiliki kemampuan menyakiti musuh Israel dalam setiap konfrontasi di masa mendatang, menyebut ancaman Israel sebagai “tanda kelemahan dan penghinaan.”

“Jalan terpendek menuju stabilitas regional adalah memaksa musuh Israel mematuhi ketentuan (gencatan senjata) yang ditandatanganinya,” tegas dia.

Abu Ubaidah menuduh Israel mencoba mengingkari perjanjian tersebut, dengan mengatakan, “Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengutamakan kepentingan politik daripada nasib sandera Israel.”

Dia menambahkan, “Faksi-faksi Palestina telah menghormati komitmen mereka berdasarkan kesepakatan gencatan senjata sejak 19 Januari, termasuk proses terstruktur untuk pertukaran tahanan.”

Baca juga: 10 Negara dengan Anggaran Pertahanan Tertinggi pada 2025, Indonesia Nomor Berapa?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin...
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin Baru Hamas Dijuluki Hantu Al Qassam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved