Panglima Militer Zionis yang Baru Eyal Zamir Berambisi Mewujudkan Israel Raya
Rabu, 05 Maret 2025 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
"Tugas moral kita jelas; membawa semua orang pulang, dengan cara apa pun yang memungkinkan dan secepat mungkin," katanya dalam komentar yang dimuat oleh The Times of Israel.
Zamir juga mengatakan seluruh masyarakat Israel harus berpartisipasi dalam membela negara, sebuah pernyataan yang tampaknya ditujukan kepada komunitas ultra-Ortodoks, beberapa di antaranya telah menolak seruan untuk wajib militer.
Angkatan bersenjata Israel, katanya, "adalah angkatan bersenjata rakyat".
"Menghadapi ancaman eksternal, kita harus memiliki kekompakan barisan. Kita akan bekerja untuk memperluas barisan. Misi pertahanan harus dibagi." 000
Sementara itu, Kepala Angkatan Darat yang akan lengser, Herzi Halevi, mengatakan bahwa ia bertanggung jawab atas kegagalannya melawan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Ia kembali menyerukan pembentukan komisi penyelidikan atas serangan tersebut.
Lebih dari 48.400 warga Palestina telah tewas, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 111.000 lainnya terluka dalam perang brutal Israel di Gaza sejak Oktober 2023. Serangan gencar yang membuat daerah kantong itu hancur itu dihentikan sementara berdasarkan perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang berlaku pada 19 Januari.
Zamir juga mengatakan seluruh masyarakat Israel harus berpartisipasi dalam membela negara, sebuah pernyataan yang tampaknya ditujukan kepada komunitas ultra-Ortodoks, beberapa di antaranya telah menolak seruan untuk wajib militer.
Angkatan bersenjata Israel, katanya, "adalah angkatan bersenjata rakyat".
"Menghadapi ancaman eksternal, kita harus memiliki kekompakan barisan. Kita akan bekerja untuk memperluas barisan. Misi pertahanan harus dibagi." 000
Sementara itu, Kepala Angkatan Darat yang akan lengser, Herzi Halevi, mengatakan bahwa ia bertanggung jawab atas kegagalannya melawan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Ia kembali menyerukan pembentukan komisi penyelidikan atas serangan tersebut.
Lebih dari 48.400 warga Palestina telah tewas, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 111.000 lainnya terluka dalam perang brutal Israel di Gaza sejak Oktober 2023. Serangan gencar yang membuat daerah kantong itu hancur itu dihentikan sementara berdasarkan perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang berlaku pada 19 Januari.
Lihat Juga :