Panglima Militer Zionis yang Baru Eyal Zamir Berambisi Mewujudkan Israel Raya
Rabu, 05 Maret 2025 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Sementara itu, Menteri Keuangan sayap kanan Israel Bezalel Smotrich dan mantan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir sama-sama bersorak atas pelantikan kepala militer Eyal Zamir.
“Kemenangan total dan pengembalian semua sandera adalah tujuannya,” kata Smotrich dalam sebuah posting di X yang ditujukan kepada Zamir. “Dari keakraban saya dengan Anda, saya tahu Anda memahami besarnya momen ini dan pentingnya misi ini.”
Ben-Gvir, yang keluar dari koalisi Netanyahu pada bulan Januari karena menentang kesepakatan gencatan senjata, mendesak Zamir untuk membawa “semangat segar dan kekuatan baru”, mempromosikan “perwira yang ofensif dan beretika”, menghentikan “kebijakan pemblokiran” perwira sayap kanan, dan melindungi militer dari pengaruh asing.
“Dengan tekad, keberanian, dan ketegasan, Anda akan dapat memastikan kekuatan [militer] dan keamanan negara Israel,” kata Ben-Gvir.
Sementara itu, Menteri Keuangan sayap kanan Israel Bezalel Smotrich dan mantan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir sama-sama bersorak atas pelantikan kepala militer Eyal Zamir.
“Kemenangan total dan pengembalian semua sandera adalah tujuannya,” kata Smotrich dalam sebuah posting di X yang ditujukan kepada Zamir. “Dari keakraban saya dengan Anda, saya tahu Anda memahami besarnya momen ini dan pentingnya misi ini.”
Ben-Gvir, yang keluar dari koalisi Netanyahu pada bulan Januari karena menentang kesepakatan gencatan senjata, mendesak Zamir untuk membawa “semangat segar dan kekuatan baru”, mempromosikan “perwira yang ofensif dan beretika”, menghentikan “kebijakan pemblokiran” perwira sayap kanan, dan melindungi militer dari pengaruh asing.
“Dengan tekad, keberanian, dan ketegasan, Anda akan dapat memastikan kekuatan [militer] dan keamanan negara Israel,” kata Ben-Gvir.
(ahm)
Lihat Juga :