Rakyat Ukraina Marah saat Zelensky Dipermalukan Trump

Minggu, 02 Maret 2025 - 01:10 WIB
loading...
Rakyat Ukraina Marah...
Rakyat Ukraina marah saat Presiden Ukraina dipermalukan Donald Trump. Foto/X
A A A
KIEV - Rakyat Ukraina menunjukkan kemarahannya ketika Prersiden Volodymyr Zelensky dipermalukan Donald Trump saat kunjungannya ke Amerika Serikat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang mengatakan penting bahwa "Ukraina didengar dan tidak seorang pun melupakannya, baik selama perang maupun setelahnya".

Dalam sebuah posting di Telegram, ia merenungkan kunjungannya dengan anggota komunitas Ukraina di Washington DC, dengan mengatakan penting bagi rakyatnya untuk "mengetahui bahwa mereka tidak sendirian" dan bahwa "kepentingan mereka terwakili di setiap negara, di setiap sudut dunia".

"Terima kasih atas dukungan Anda di masa sulit ini, atas semua upaya Anda demi Ukraina dan rakyat Ukraina dan atas bantuan Anda - tidak hanya diplomatik dan finansial, tetapi juga politik dan doa," tulisnya

Kemudian, seorang anggota parlemen Ukraina mengatakan kepada BBC bahwa dia terkejut dengan pertengkaran yang terjadi di Ruang Oval kemarin.

"Kami tidak menyangka akan terjadi agresi tingkat ini terhadap presiden kami," kata Inna Sovsun, anggota parlemen oposisi di parlemen Ukraina.

"Kami merasakan [suatu] perasaan ketidakadilan yang kuat karena kami tidak seharusnya diperlakukan seperti itu. Kami adalah bangsa yang telah diserang, tetapi ini adalah dukungan yang kami dapatkan dari negara demokrasi terbesar di dunia," katanya, seraya menambahkan bahwa situasi tersebut terasa "sangat tidak dapat dibenarkan".

"Saya pikir itu tidak dapat diterima, apa yang dia hadapi di sana," tambahnya.

Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved