Israel Bebaskan Tahanan Palestina dalam Kondisi Koma, Namanya Kazem Zawahra

Jum'at, 28 Februari 2025 - 11:17 WIB
loading...
Israel Bebaskan Tahanan...
Israel bebaskan tahanan Palestina bernama Kazem Zawahra dalam kondisi terluka parah dan koma. Foto/Palestine Chronicle
A A A
BETLEHEM - Rezim Zionis Israel telah membebaskan tahanan Palestina bernama Kazem Zawahra. Tahanan itu dibebaskan pada Kamis dalam kondisi terluka parah dan koma.

Zawahra telah dipindahkan ke rumah sakit Betlehem. Dia menjadi bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan yang sedang berlangsung antara Hamas dan Israel.

Bulan Sabit Merah Palestina di Yerusalem menerima Zawahra pada Kamis pagi.

Dalam pernyataan singkat, organisasi tersebut mengonfirmasi bahwa krunya memindahkan Zawahra, yang telah koma selama berbulan-bulan, dari Hadassah Ein Kerem Israel ke Rumah Sakit Al-Hussein di Beit Jala, Betlehem, di Tepi Barat selatan.

Baca Juga: Militer Israel Akui Gagal Total Hadapi Operasi Badai al-Aqsa Hamas 7 Oktober

Zawahra, yang terluka parah, sebelumnya telah dijadwalkan untuk dibebaskan tetapi pertukaran itu ditunda Sabtu lalu ketika rezim pendudukan Israel menunda gelombang ketujuh dari fase pertama perjanjian gencatan senjata.

Menurut laporan Palestine Chronicle, Jumat (28/2/2025), Zawahra terluka pada 22 Februari 2024, sementara saudaranya; Muhammad terbunuh, bersama dengan Ahmed al-Wahsh, setelah ditembak oleh pasukan pendudukan Israel di pos pemeriksaan militer Al-Zaim dekat Yerusalem yang diduduki.

Otoritas Urusan Tahanan dan Klub Tahanan Palestina sebelumnya telah menyatakan bahwa Zawahra, asal Betlehem, masih dalam kondisi parah dan bergantung pada ventilator.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Israel membebaskan 42 tahanan Palestina ke Tepi Barat dan Yerusalem. Sebanyak 620 tahanan diperkirakan akan dibebaskan dalam gelombang ketujuh perjanjian pertukaran antara Hamas dan Israel berdasarkan perjanjian gencatan senjata Gaza.

Antara 7 Oktober 2023 hingga 19 Januari 2025, pendudukan Israel, dengan dukungan AS, melakukan apa yang oleh banyak orang dianggap sebagai kampanye genosida di Gaza, yang mengakibatkan lebih dari 160.000 warga Palestina tewas atau terluka, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 14.000 orang hilang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved