Negara Islam Mirip Vatikan Bakal Didirikan di Albania: Tak Ada Polisi, Tentara, dan Pajak

Kamis, 27 Februari 2025 - 08:22 WIB
loading...
A A A
Menurut Baba Mondi, praktik ini merupakan bagian dari visi toleransi dan promosi harmoni yang menjadi inti pemikiran Bektashi.

“Di mana pun mereka berada, para Bektashi selalu mengungkapkan cinta, kemurahan hati, dan rasa hormat kepada manusia sebagai makhluk paling sempurna di dunia ini,” imbuh dia.

“Kami menentang konflik yang dipicu oleh para ekstremis, kami mendukung perdamaian dan cinta.”

Bagi PM Rama, memberi Bektashi pemerintahan mereka sendiri sebagian merupakan upaya untuk melindungi semangat toleransi tersebut.

“Kita harus menjaga harta karun toleransi beragama ini, sehingga kita dapat melestarikan dan mempromosikannya,” kata Rama dalam pidatonya pada bulan Januari, yang menandai peringatan 95 tahun pemindahan tahta suci Bektashi dari Turki ke Albania.

Dia belum mengungkap garis waktu pembentukan negara tersebut.

Namun bagi Baba Mondi dan para pengikut Sufinya, masa depan penuh dengan berbagai kemungkinan.

“Bektashisme telah dan akan tetap menjadi jembatan antara Timur dan Barat,” kata Baba Mondi kepada AFP.

“Kami selalu menjadi jalan tengah di dunia ini untuk menunjukkan bahwa kami dapat hidup dengan cinta, kedamaian, dan kebaikan.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Dari Media hingga Kampus,...
Dari Media hingga Kampus, Pengaruh China di Albania Kian Meluas
Tak Peduli Ramadan,...
Tak Peduli Ramadan, 2 Negara Islam Ini Kembali Saling Serang
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Eks Polisi Ini Dibebaskan...
Eks Polisi Ini Dibebaskan usai 30 Tahun Dipenjara atas Suap Rp3.700, tapi Esok Harinya Meninggal
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved