AS Tolak Keinginan Ukraina untuk Memiliki Senjata Nuklir

Rabu, 26 Februari 2025 - 16:24 WIB
loading...
AS Tolak Keinginan Ukraina...
AS tolak keinginan Ukraina untuk memiliki senjata nuklir. Foto/X/@Mylovanov
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri AS Marko Rubio menolak seruan pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky untuk kemampuan nuklir. Dia menyebut gagasan itu tidak realistis. Ia menekankan bahwa Washington sedang mengupayakan pengurangan nuklir global.

Zelensky telah menyarankan selama bertahun-tahun bahwa Kiev harus mengejar persenjataan nuklir, menegaskan bahwa Ukraina sebelumnya memiliki senjata nuklir dan menyerahkannya di bawah tekanan dari AS, Inggris, dan Rusia. Baru-baru ini, ia telah membingkai senjata nuklir sebagai alternatif keanggotaan NATO.

"Saya tidak berpikir siapa pun akan menganggap itu tawaran serius dari pihak mereka, saya juga tidak berpikir melengkapi mereka dengan senjata nuklir adalah solusi untuk masalah ini," kata Rubio dalam sebuah wawancara dengan Breitbart News pada hari Selasa. “Kami ingin lebih sedikit negara bersenjata nuklir, bukan lebih banyak.”

Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan

Utusan Khusus AS untuk Ukraina Keith Kellogg sebelumnya menilai kemungkinan Ukraina memperoleh senjata nuklir sebagai “antara kecil dan tidak ada sama sekali,” dengan mencatat bahwa usulan Zelensky menentang “akal sehat.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mencirikan retorika nuklir Zelensky sebagai “orang gila,” mengklaim hal itu mencerminkan upaya Kiev untuk memeras negara lain.

Pada saat pembubaran Uni Soviet, sekitar sepertiga persenjataan nuklirnya ditempatkan di Ukraina Soviet. Zelensky mengklaim bahwa senjata itu adalah “milik Ukraina” meskipun Kiev tidak memiliki kemampuan untuk menyebarkannya.

Senjata-senjata itu disingkirkan pada tahun 1990-an sebagai bagian dari upaya pelucutan senjata pasca-Perang Dingin yang lebih luas bersama dengan yang ada di Belarus dan Kazakhstan.

Dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich pada Februari 2022, beberapa hari sebelum eskalasi konflik dengan Rusia, Zelensky mengisyaratkan kemungkinan Ukraina membangun senjata nuklir.

Kiev berpendapat bahwa AS dan Inggris telah gagal menegakkan komitmen mereka berdasarkan Memorandum Budapest, yang ditandatangani ketika Ukraina setuju untuk mentransfer senjata nuklir Soviet ke Rusia. Namun, pejabat Barat membantah klaim tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved