Alasan Donald Trump Ingin Beli Greenland, Salah Satunya Kaya Minyak dan Mineral Tanah Langka

Senin, 24 Februari 2025 - 14:57 WIB
loading...
A A A
"Kami tidak untuk dijual dan tidak akan pernah dijual. Kami tidak boleh kehilangan perjuangan kami selama bertahun-tahun untuk kebebasan,” tulis Perdana Menteri Greenland Múte Egede dalam sebuah posting Facebook pada akhir Desember.

Kuupik V Kleist, mantan perdana menteri Greenland, mengatakan Trump lebih banyak berbicara kepada warga AS daripada kepada penduduk Greenland.

“Saya tidak melihat apa pun di masa depan yang akan membuka jalan bagi penjualan. Anda tidak hanya membeli sebuah negara atau orang,” katanya kepada CNN.

Namun, komentar Trump muncul pada saat yang menarik bagi Greenland, kata Dodds. Pemerintah yang dipimpin oleh suku Inuit baru-baru ini meningkatkan tuntutan untuk merdeka dari Denmark.

Dalam pidato tahun barunya, Egede menyerukan agar “belenggu era kolonial” disingkirkan.

“Denmark membuat panik,” kata Dodds, yang tampaknya lebih fokus pada hubungannya dengan Greenland.

Pada bulan Desember, Denmark mengumumkan peningkatan besar dalam pengeluaran militer untuk Greenland. Kemudian, pada awal Januari, keluarga Kerajaan Denmark meluncurkan lambang kerajaan yang didesain ulang, yang meningkatkan keunggulan beruang kutub yang melambangkan Greenland.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan bahwa Greenland dapat menjadi negara merdeka jika penduduknya menginginkannya, tetapi tidak akan menjadi negara bagian AS.

“Kami sepenuhnya menyadari bahwa Greenland memiliki ambisinya sendiri. Jika ambisi itu terwujud, Greenland akan menjadi negara merdeka, meskipun tidak dengan ambisi untuk menjadi negara federal di Amerika Serikat,” katanya.

"Denmark terbuka untuk berdialog dengan Amerika tentang bagaimana kita dapat bekerja sama lebih erat daripada yang telah kita lakukan untuk memastikan bahwa ambisi Amerika terpenuhi," ujarnya.

Greenland telah berupaya untuk meningkatkan kemandiriannya dengan mendiversifikasi ekonominya dari perikanan.

Greenland membuka bandara baru di Nuuk pada bulan November sebagai bagian dari rencana untuk meningkatkan pariwisata.
Namun, Greenland masih bergantung pada hibah tahunan sekitar USD500 juta dari Denmark, yang terbukti menjadi kendala besar untuk mencapai kemerdekaan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan yang sangat menarik, kata Dodds.

"Apa yang akan dilakukan Greenland jika Trump menawarkan, katakanlah, USD1 miliar setahun untuk memiliki asosiasi yang berbeda?" ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
3 Wilayah Ingin Dirampas...
3 Wilayah Ingin Dirampas Trump, Salah Satunya Bikin Marah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved