Zelensky Siap Mundur sebagai Presiden Ukraina

Senin, 24 Februari 2025 - 07:28 WIB
loading...
Zelensky Siap Mundur...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan siap mengundurkan diri asalkan negaranya diterima sebagai anggota NATO. Foto/X @ZelenskyyUa
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan siap mengundurkan diri asalkan negaranya diterima sebagai anggota NATO.

Dia mengaku siap menukar jabatannya dengan keanggotaan NATO jika diperlukan untuk mencapai perdamaian di Ukraina.

Berbicara di forum "Ukraine. Year 2025" di Kyiv pada Sabtu pekan lalu, Zelensky mengatakan dia tidak bermaksud untuk tetap berkuasa selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Intelijen Kyiv: Rusia Bersiap Umumkan Menang Perang atas Ukraina dan NATO

"Jika perdamaian untuk Ukraina, jika Anda benar-benar membutuhkan saya untuk meninggalkan jabatan saya, maka saya siap," katanya.

"Saya dapat menukar ini dengan NATO, jika ada persyaratan seperti itu. Saya berfokus pada keamanan Ukraina hari ini, bukan dalam 20 tahun, dan saya tidak bermaksud untuk berkuasa selama beberapa dekade," ujar Zelensky, yang dilansir Russia Today, Senin (24/2/2025).

Zelensky juga menyinggung pertikaiannya yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) mengenai usulan kesepakatan mineral tanah langka, di mana Washington meminta ganti rugi atas bantuan militer yang telah diberikannya dengan pendapatan dari sumber daya alam Ukraina.

Zelensky mengonfirmasi bahwa dia menerima usulan kesepakatan, yang diperkenalkan oleh Washington setelah draf pertama ditolak oleh Kyiv, yang melibatkan jumlah USD500 miliar.

“Menjadi jelas bahwa kita berbicara tentang utang, bahwa ini bukan investasi. Jika uang ini masuk ke dana tersebut, dan tidak ada yang datang dari luar negeri, maka kita akan melunasi utang tersebut,” kata Zelensky.

“Kami memiliki 100 [miliar]. Saya tidak siap untuk melunasi 500 [miliar]. Dan saya bahkan tidak siap untuk memperbaikinya pada angka 100 [miliar], karena saya tidak akan mengakui hibah sebagai utang. Kita seharusnya tidak melunasi utang tersebut,” imbuh dia.

Membayar utang sebanyak itu akan membuat sepuluh generasi warga Ukraina terlilit utang, yang berarti kesepakatan itu sama sekali tidak dapat diterima, kata Zelensky.

Masa jabatan presiden Zelensky seharusnya berakhir pada Mei 2024. Namun, dia menolak menggelar pemilu dengan alasan darurat perang.

Para kritikus menuduh pemimpin Ukraina itu berusaha memperpanjang permusuhan agar dapat mempertahankan kekuasaan.
Moskow mengatakan bahwa mereka tidak menganggap Zelensky sebagai perwakilan sah Ukraina dan bahwa dia tidak memiliki kewenangan untuk menandatangani kesepakatan damai yang komprehensif.

Pekan lalu, Trump juga menyinggung posisi hukum Zelensky yang goyah, mencapnya sebagai "diktator tanpa pemilu" dan mengeklaim bahwa saat ini dia memiliki peringkat persetujuan yang sangat rendah di negaranya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved