Mengapa Donald Trump Sebut PM Trudeau sebagai Pecundang?

Minggu, 23 Februari 2025 - 17:25 WIB
loading...
Mengapa Donald Trump...
Donald Trump sebut PM Kanada Justin Trudeau sebagai pecundang. Foto/X/@KevinKiknass
A A A
WASHINGTON - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau adalah "pecundang" yang menghancurkan negara dengan kebijakan kiri radikal. Itu diungkapkan Presiden AS Donald Trump.

Trump sebelumnya mengancam akan mengenakan tarif 25% pada barang-barang Kanada dan menyarankan bahwa tetangganya di utara akan lebih baik sebagai "negara bagian ke-51" AS.

Perang kata-kata antara Trump dan Trudeau berlanjut setelah pertandingan hoki antara tim AS dan Kanada di Boston, di mana para penggemar tim tamu mencemooh lagu kebangsaan AS.

Kanada menang 3-2 dalam perpanjangan waktu, setelah itu Trudeau menggunakan media sosial untuk mengejek Trump. "Anda tidak dapat merebut negara kami – dan Anda tidak dapat merebut permainan kami," tulisnya di X.

Mengapa Donald Trump Sebut PM Trudeau sebagai Pecundang?

1. Trudeau Dituding Menghancurkan Kanada

Dalam wawancara dengan Brian Kilmeade dari Fox News keesokan harinya, Trump diminta untuk menanggapi pernyataan Trudeau. "Justin pecundang. Selalu begitu," kata Trump, dengan alasan bahwa Trudeau telah "menghancurkan" Kanada dengan "kebijakan kiri radikal" dan "Marxis."

"Kami memiliki hubungan yang baik dengan Kanada, bukan dengan Justin. Karena dia terlalu radikal ke kiri, dia membunuh Kanada. Kanada sedang dalam kondisi yang sangat buruk," kata Trump. Dia melanjutkan dengan menyatakan bahwa Trudeau akan kalah dalam pemilihan federal mendatang jika dia memutuskan untuk mencalonkan diri lagi.

"Sepertinya dia tidak akan mencalonkan diri. Itu langkah yang cerdas karena dia tidak akan memiliki peluang untuk menang," klaim Trump.

Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan

2. Popularitas Trudeau Terus Menurun

Tingkat penerimaan terhadap Trudeau turun dari 60% pada tahun 2015, saat ia menjabat, menjadi 22% pada bulan Desember 2024. Bulan lalu, Trudeau mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Liberal dan perdana menteri, dengan alasan perlunya kepemimpinan baru. Ia mengonfirmasi bahwa ia akan mencalonkan diri kembali.

Awal bulan ini, Trump setuju untuk menunda pengenaan tarif terhadap Kanada selama 30 hari, sehingga memberikan lebih banyak waktu untuk negosiasi.

Ia telah berulang kali berpendapat bahwa negara tersebut akan diuntungkan secara ekonomi jika diserap oleh AS. Ottawa telah menolak gagasan tersebut, dengan Trudeau mengatakan bahwa "Kanada tidak akan pernah menjadi negara bagian ke-51."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved