Dari Penjajah Jadi Orang Terbuang, Akhir Tragis Kolonialisasi Prancis di Afrika

Senin, 24 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan bahwa meskipun keluhan historis yang berasal dari pemerintahan kolonial Prancis dan eksploitasi ekonomi berperan dalam sentimen ini, “dinamika keamanan, politik, dan geopolitik sementara mendorong perubahan dalam sikap kebijakan luar negeri di kawasan tersebut.”

Eguegu menunjukkan bahwa meskipun memimpin inisiatif keamanan seperti G5 Sahel dan Operasi Barkhane sejak 2013, “sangat sedikit keberhasilan yang dicapai, dengan situasi yang semakin memburuk di negara-negara seperti Burkina Faso.

Dia juga mencatat gerakan nasionalis yang berkembang di Afrika Barat, mengutip pembenaran Chad untuk mengusir pasukan Prancis. “Misalnya, alasan yang dikemukakan N’djamena untuk memerintahkan penarikan pasukan Prancis adalah bahwa Chad telah ‘matang dalam kedaulatannya,’” katanya.

Jezequel menyuarakan pandangan ini, dengan mengatakan bahwa banyak pemerintah Afrika tidak lagi melihat intervensi militer Prancis sebagai sesuatu yang efektif.

“Hal ini khususnya terlihat jelas di Sahel Tengah … Menurut pendapat mereka, strategi Prancis melawan pemberontak tidak berfungsi dan idenya adalah untuk mengubah aliansi militer,” katanya.

Mali, ia menunjukkan, memilih untuk mengalihkan aliansi keamanannya ke Moskow.

“Ada gagasan bahwa cara Prancis berperang sebenarnya tidak efisien, dan lebih tepatnya, juga tidak benar-benar membantu tentara nasional membangun kapasitas mereka,” kata Jezequel.

Namun, ia menekankan bahwa penarikan pasukan Prancis bukan semata-mata inisiatif yang dipimpin pemerintah tetapi juga tanggapan langsung terhadap tekanan publik, karena seruan untuk penarikan pasukan Rawals telah menjadi tuntutan utama dari warga di berbagai negara.

Di negara-negara tempat pengusiran pasukan Prancis terjadi, "masyarakat mendukung penarikan pasukan," katanya.

3. Tidak Ada Jalan Kembali ke Afrika

Masa depan kerja sama keamanan Prancis dengan negara-negara Afrika masih belum pasti. Jezequel yakin bahwa dalam jangka pendek tidak akan ada kolaborasi dengan negara-negara Sahel Tengah – Mali, Burkina Faso, dan Niger.

Karena negara-negara lain seperti Pantai Gading, Senegal, dan Chad telah mengindikasikan hubungan keamanan yang berkelanjutan, Jezequel menyarankan kemitraan ini dapat difokuskan pada "pelatihan kapasitas" daripada keterlibatan militer langsung.

Keterlibatan Prancis di kawasan tersebut juga dapat lebih banyak melalui platform multilateral, terutama UE, tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved