Apakah Rusia Meminta AS Menarik Pasukannya dari Eropa Timur?
Minggu, 23 Februari 2025 - 02:20 WIB
loading...
Rusia membantah telah meminta AS menarik pasukannya dari Eropa Timur. Foto/X
A
A
A
MOSKOW - Kremlin telah menolak klaim seorang pejabat senior Rumania yang menyatakan bahwa Rusia menuntut delegasi AS selama pembicaraan di Arab Saudi pada hari Selasa agar NATO menarik diri dari Eropa Timur.
Juru bicara Dmitry Peskov menanggapi atas tuduhan kepala staf presiden Rumania dan penasihat pertahanan dan keamanan nasional, Cristian Diaconescu, yang menyampaikan klaim tersebut kepada penyiar Antena3 pada hari Rabu, sebagaimana dilaporkan oleh Financial Times.
Saran tentang permintaan Rusia yang dilaporkan tersebut “tidak benar,” kata Peskov. Ia menekankan bahwa kekhawatiran Moskow mengenai “infrastruktur militer NATO yang bergerak perlahan menuju perbatasan kita sebagai bagian dari beberapa gelombang” bukanlah “rahasia bagi siapa pun.”
Diaconescu dilaporkan menuduh bahwa meskipun utusan Trump menolak tuntutan tersebut, "situasi dapat berubah dari jam ke jam atau dari hari ke hari" dan Washington akhirnya dapat menyerah.
FT juga mengutip "pejabat senior dari wilayah" anonim yang mengakui bahwa mereka "tidak yakin apa yang merasuki Trump..."
"Jadi, risiko dan kekhawatiran tetap ada bahwa Rusia mengelabui DC untuk melakukan sesuatu melalui dorongan terhadap Ukraina," sumber tersebut mengatakan kepada surat kabar tersebut.
Juru bicara Dmitry Peskov menanggapi atas tuduhan kepala staf presiden Rumania dan penasihat pertahanan dan keamanan nasional, Cristian Diaconescu, yang menyampaikan klaim tersebut kepada penyiar Antena3 pada hari Rabu, sebagaimana dilaporkan oleh Financial Times.
Saran tentang permintaan Rusia yang dilaporkan tersebut “tidak benar,” kata Peskov. Ia menekankan bahwa kekhawatiran Moskow mengenai “infrastruktur militer NATO yang bergerak perlahan menuju perbatasan kita sebagai bagian dari beberapa gelombang” bukanlah “rahasia bagi siapa pun.”
Diaconescu dilaporkan menuduh bahwa meskipun utusan Trump menolak tuntutan tersebut, "situasi dapat berubah dari jam ke jam atau dari hari ke hari" dan Washington akhirnya dapat menyerah.
FT juga mengutip "pejabat senior dari wilayah" anonim yang mengakui bahwa mereka "tidak yakin apa yang merasuki Trump..."
"Jadi, risiko dan kekhawatiran tetap ada bahwa Rusia mengelabui DC untuk melakukan sesuatu melalui dorongan terhadap Ukraina," sumber tersebut mengatakan kepada surat kabar tersebut.
Lihat Juga :