Lawan Ide Pencaplokan Gaza, Presiden Prancis: Jawabannya Bukan Operasi Real Estat

Rabu, 12 Februari 2025 - 17:24 WIB
loading...
A A A
“Saya selalu menegaskan kembali ketidaksetujuan saya dengan Perdana Menteri (Israel) Netanyahu,” kata Macron. “Sekali lagi, saya tidak percaya bahwa operasi besar-besaran yang terkadang menargetkan warga sipil adalah jawaban yang tepat.”

Macron mengatakan tanggapan "efisien" apa pun untuk membangun kembali Gaza "tidak berarti secara otomatis Anda tidak menghormati orang atau negara," menyoroti keinginan warga Palestina untuk tetap tinggal di tanah air mereka dan keengganan Yordania dan Mesir untuk menerima sejumlah besar pengungsi Gaza.

Usulan provokatif yang diajukan oleh Trump menguraikan rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Gaza ke negara tetangga Mesir dan Yordania, dengan AS mengambil "kepemilikan jangka panjang" atas daerah kantong itu.

Trump memicu badai kritik karena membesar-besarkan potensi real estat Gaza, dengan mengisyaratkan ia dapat membangunnya kembali menjadi "Riviera Timur Tengah."

Ini bukan pertama kalinya orang-orang di sekitar Trump melontarkan gagasan itu. Tahun lalu, menantunya Jared Kushner, yang menjabat sebagai penasihat senior Trump dalam masa jabatan pertamanya, mengusulkan "pembersihan" Gaza dengan mengusir warga sipil untuk membuka potensi tepi laut yang "sangat berharga" di wilayah itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendukung "ide luar biasa" Trump saat berkunjung ke AS minggu lalu. Dalam beberapa bulan terakhir, Israel telah menyaksikan gelombang kelompok pemukim sayap kanan yang merencanakan dan mengadvokasi pembangunan kembali Gaza, menyerukan agar orang-orang Arab meninggalkan negara itu dan membangun kembali pemukiman Yahudi.

Setiap perampasan tanah dari Palestina akan dianggap ilegal menurut hukum internasional, dan kemungkinan akan memicu kecaman global lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Prancis Siap Kerahkan...
Prancis Siap Kerahkan 2.000 Tentara ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved