Terungkap, Kim Jong-un Kedipkan Mata ke Jubir Gedung Putih Sarah Sanders

Kamis, 03 September 2020 - 12:18 WIB
loading...
Terungkap, Kim Jong-un...
Sarah Sanders, mantan juru bicara Gedung Putih bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat kampanye di Des Moines, Iowa, 30 Januari 2020. Foto/REUTERS/Jonathan Ernst
A A A
WASHINGTON - Kim Jong-un , pemimpin Korea Utara (Korut), pernah mengedipkan mata kepada juru bicara (jubir) Gedung Putih Sarah Sanders saat pertemuan puncak dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Singapura pada Juni 2018. Aksi main mata diktator muda itu terungkap dalam buku yang ditulis Sanders.

Sanders sudah lama mengundurkan diri sebagai jubir Gedung Putih. Dia menulis buku memoarnnya berjudul "Speaking for Myself" yang akan dirilis Selasa depan. The Guardian telah mendapatkan salinan buku tersebut dan membocorkan sebagian isinya, Kamis (3/9/2020).

(Baca juga : Dosen UNJ Tolak Gelar Doktor Honoris Causa untuk Maruf Amin-Erick Thohir )

Mengenai insiden dengan Kim Jong-un, Sanders menggambarkan sesi pada pembicaraan di Singapura bahwa Kim enggan menerima "Tic Tac" dari Trump. Kedua pemimpin kala itu juga berbicara tentang olahraga, termasuk sepak bola wanita.

(Baca: 'Menghilang' sejak 27 Juli, Pakar Khawatir Adik Kim Jong-un dalam Bahaya )

Kemudian, Sanders menulis; "Dia (Trump) mendongak untuk melihat Kim menatap saya. Kami melakukan kontak mata langsung dan Kim mengangguk dan tampak mengedipkan mata pada saya. Saya tercengang. Saya segera melihat ke bawah dan terus mencatat."

"....Yang bisa saya pikirkan hanyalah, ‘Apa yang baru saja terjadi? Tentunya Kim Jong-un tidak hanya menandai saya!?'," lanjut tulisan Sanders.

(Baca juga : Orang Kaya Wajib Beli Vaksin Corona, Erick Thohir: Bukan Nyari Untung! )

Kemudian, di limusin "Beast" kepresidenan dalam perjalanan ke bandara, Sanders menyampaikan insiden tersebut kepada Trump dan kepala stafnya kala itu, John Kelly.

"Kim Jong-un memukulmu!," jawab Trump. "Dia melakukan! Dia benar-benar memukulmu!"

Menurut buku Sanders, Trump kemudian berkata; "Nah, Sarah, itu sudah selesai. Anda akan pergi ke Korea Utara dan mengambil satu untuk tim!."

"Suami dan anak-anak Anda akan merindukan Anda, tetapi Anda akan menjadi pahlawan bagi negara Anda!," lanjut Trump kala itu yang dianggap Sanders sebagai lelucon. (Baca juga: Trump Bantah Terserang Stroke Ringan )

Setelah itu, menurut buku Sanders, Trump dan Kelly tertawa terbahak-bahak. Sanders sendiri tidak terlalu terhibur dengan lelucon itu, berkata kepada presiden Trump, "Tuan, tolong hentikan."

Pengungkapan aksi main mata Kim Jong-un itu membuat Sanders menjadi trending topic di Twitter. Sebagian pengguna Twitter mengatakan komentar Trump menjijikkan, dan itu bukan lelucon sama sekali.

Sanders berasal dari keluarga politisi Partai Republik terkemuka. Ayahnya adalah Mike Huckabee, kandidat nominasi presiden pada 2008 dan 2016, dan dilaporkan mengincar pencalonan gubernur di Arkansas.

Seperti halnya pengungkapan mantan penasihat keamanan nasional John Bolton setelah dia melawan Trump, Sanders menggambarkan perilaku kasar atau misoginis oleh presiden dan asisten seniornya yang dapat membuat para pembantu kampanye Trump meringis, terutama ketika Trump mengikuti jejak capres Partai Demokrat Joe Biden tentang perilakunya terhadap para perempuan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved