AS Tolak Permintaan Netanyahu Perpanjang Kehadiran Israel di Lebanon

Rabu, 12 Februari 2025 - 06:33 WIB
loading...
AS Tolak Permintaan...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dengan tegas menolak permintaan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk memperpanjang kehadiran militer Israel di Lebanon selatan.

AS menegaskan tentara pendudukan harus mundur sebelum batas waktu 18 Februari, demikian laporan Jerusalem Post.

Meskipun Netanyahu meminta dukungan kepada Presiden AS Donald Trump untuk mempertahankan kehadiran tentara Israel di lima titik perbatasan utama, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS Brian Hughes dilaporkan menyatakan dengan tegas bahwa, "Penarikan pasukan Israel tetap sesuai jadwal yang ada, dan mereka tidak meminta perpanjangan."

Perkembangan ini tampaknya menandakan sikap Trump yang semakin keras terhadap operasi militer Israel di luar Gaza.

Perjanjian gencatan senjata 60 hari yang semula akan berakhir pada 27 Januari, tetapi Israel gagal mundur, dengan alasan Tentara Lebanon belum sepenuhnya dikerahkan di Lebanon selatan.

Meskipun AS awalnya mengakomodasi hal ini dengan memberikan perpanjangan hingga 18 Februari, kini AS telah mengesampingkan penundaan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Berita Terkini
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved