alexametrics

Pagi Ini, Asteroid Lebih Besar dari Burj Khalifa Dekati Bumi

loading...
Pagi Ini, Asteroid Lebih Besar dari Burj Khalifa Dekati Bumi
Ilustrasi asteroid mendekati Bumi. Foto/NASA
A+ A-
JAKARTA - Asteroid selebar 990 meter bergerak mendekati Bumi pada hari Sabtu (15/2/2020). Namun, Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) Amerika Serikat (AS) mengatakan benda langit yang lebih besar dari menara pencakar langit Burj Khalifa itu tidak akan menghantam planet ini, melainkan hanya memotong jalurnya.

Asteroid itu melaju mendekati Bumi dengan kecepatan 55.000 kph atau km/jam. Pusat Penelitian Objek Dekat-Bumi (CNEOS) NASA mengategorikan asteroid itu sebagai benda langit yang "berpotensi berbahaya".

Menurut CNEOS NASA, benda langit itu akan dekat dengan orbit Bumi pada 15 Februari 2020 sekitar pukul 06.00 waktu Jakarta.



Menurut International Business Times yang mengutip CNEOS, asteroid dikategorikan berpotensi berbahaya ditentukan oleh parameter yang mengukur potensi asteroid untuk melakukan pendekatan ke Bumi.

“Ini adalah asteroid Apollo yang diketahui memotong jalur Bumi mengelilingi Matahari dari waktu ke waktu. Karena ukurannya dan orbitnya yang berbahaya, batuan angkasa telah diberi label sebagai asteroid yang berpotensi berbahaya," kata CNEOS.

“Karena asteroid yang dikenal sebagai 163373 (2002 PZ39) mengikuti orbit penyeberangan Bumi, ia memiliki kemungkinan bertabrakan dengan Bumi setiap kali ia melewati planet ini," lanjut CNEOS.

"Asteroid akan melewati Bumi dari jarak 0,03860 unit astronomi atau sekitar 3,6 juta mil (5793638,4km)," imbuh pusat riset NASA tersebut.

Asteroid itu sangat masif, sehingga jika terjadi tabrakan, akan membunuh jutaan manusia dan menyebabkan kepunahan massal hewan, dan musim dingin global dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Kali berikutnya asteroid akan melintas sedekat mungkin dengan Bumi adalah tahun 2029, ketika asteroid Apophis, berukuran lebar 300 meter, akan melintas.

NASA mengatakan bahwa kemungkinan batu ruang angkasa itu bertabrakan dengan Bumi juga rendah.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak