Palestina Tegaskan Bukan Proyek Investasi, Lahannya Tidak Dijual
Jum'at, 07 Februari 2025 - 22:23 WIB
loading...
A
A
A
"Jumlah bantuan yang masuk ke Jalur Gaza masih jauh dari jumlah minimum yang dibutuhkan," tegas pernyataan itu, karena 8.500 truk telah memasuki Jalur Gaza sejak perjanjian itu mulai berlaku 20 hari lalu, bukannya 12.000 yang dibutuhkan. Selain itu, 2.916 truk mencapai Gaza utara, bukannya 6.000.
“Bantuan yang masuk sebagian besar adalah makanan,” ungkap pernyataan itu, sementara bantuan tempat tinggal tidak mencapai 10% dari jumlah yang disepakati.
“Demikian pula, 15 truk bahan bakar memasuki Gaza, bukannya 50,” papar pernyataan itu.
Bantuan kemanusiaan telah memasuki Gaza sejak gencatan senjata mulai berlaku, tetapi 600 truk yang melewati perlintasan Rafah setiap hari tidak cukup memenuhi kebutuhan penduduk, menurut Norwegian Refugee Council (NRC), badan bantuan global.
“Sebelum 7 Oktober (2023), 500 truk memasuki Gaza pada hari kerja apa pun dan saat itu orang-orang bekerja dan tinggal di rumah mereka,” ujar Shaina Low, penasihat komunikasi di NRC, mengatakan kepada Al Jazeera.
Dia menjelaskan, “Sekarang, 600 truk masuk setiap hari dan kami berada dalam situasi krisis darurat.”
“Bantuan yang masuk sebagian besar adalah makanan,” ungkap pernyataan itu, sementara bantuan tempat tinggal tidak mencapai 10% dari jumlah yang disepakati.
“Demikian pula, 15 truk bahan bakar memasuki Gaza, bukannya 50,” papar pernyataan itu.
Bantuan kemanusiaan telah memasuki Gaza sejak gencatan senjata mulai berlaku, tetapi 600 truk yang melewati perlintasan Rafah setiap hari tidak cukup memenuhi kebutuhan penduduk, menurut Norwegian Refugee Council (NRC), badan bantuan global.
“Sebelum 7 Oktober (2023), 500 truk memasuki Gaza pada hari kerja apa pun dan saat itu orang-orang bekerja dan tinggal di rumah mereka,” ujar Shaina Low, penasihat komunikasi di NRC, mengatakan kepada Al Jazeera.
Dia menjelaskan, “Sekarang, 600 truk masuk setiap hari dan kami berada dalam situasi krisis darurat.”
Lihat Juga :